Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Gaya Hidup>Makanan & Minuman>30 MENU LUNCHBOX UNTUK KATERING KARYAWAN DAN PABRIK

30 MENU LUNCHBOX UNTUK KATERING KARYAWAN DAN PABRIK

oleh: NursalimHaoshe     Pengarang : Dewi Untari
ª
 

Anda memulai usaha catering? Baiknya rencanakan matang. Jika tidak, bisa-bisa rugi didapat. Berikut ini info tips memulai usaha, mengelola dan menyusun menu catering untuk karyawan dan pabrik.


Usaha catering memang menjanjikan keuntungan besar, namun juga rawan kebocoran biasanya dilakukan karyawan internal. Potensi kebocoran pada pembelian stok bahan mentah, mulai peralatan masak, bumbu masak, beras, minyak goring, minyak tanah atau gas, daging dan sayur.


Penyelewengan akan mengakibatkan kurangnya porsi dan menurunya kualitas atau rasa. Hal ini tentu saja bisa menimbulkan keluhan dari pengorder. Dari sisi keungan, apabila kebocoran terjadi setiap hari berdampak pada membengkaknya anggaran dan untung menurun.


Masalah lain yang dihadapi pebisnis catering untuk kantor dan pabrik adalah masalah pengaturan keluar masuk keungan. Biasanya pabrik membayar dua minggu sekali, bahkan satu bulan sekali. Oleh sebab itu untuk bisnis catering, baiknya menggunakan modal sendiri.


Beberapa tips sebelum memulai usaha catering karyawan:

1. Apabila bermitra, pastikan perhitungan bagian dari partner, midal dan bagi hasilnya,

2. Siapkan dana cukup, khususnya untuk cash flow dan operasional usaha. Bila mungkin gunakan dana pribadi dulu, sampai keuntungan usaha dapat dihitung secara detil. Apabila menggunakan dana pribadi, jangan sampai menghabiskan dana keluarga.

3. Riset harga competitor dan bandingkan dengan harga anda. Mungkin saja terlalu mahal karena system produksi salah atau tidak efektif. Cari supplier yang mampu memberikan harga murah. Atau bisa saja salah menyusun menu, sehingga penggunaan gas terlalu boros, jumlah karyawan terlalu banyak dan kurang terkoordinasi.

4. Lokasi dan promosi. Lokasi menentukan jauh dekat melayani klien. Makin dekat, makin irit biaya dan efisien. Pilih nama catering yang unik mudah diingat. Jangan lupa cantumkan alamat catering. Jadikan kartu nama sebagai alat promosi anda. Jangan sungkan mengirim contoh makanan kepada relasi, pabrik dan kantor.


Tips menyusun menu catering:

1. Menu sayuran: hindari menu sayuran yang tampak sederhana dan murah bahan pokok, namun menggunakan bumbu beragam dan relative mahal, misalnya gado-gado, dengan bumbu utama kacang tanah yang digoreng.

2. Memilih lauk: pakailah lauk dengan harga relative murah namun mengandung gizi tak kalah dengan lauk daging dan ayam. Misalnya ikan kembung dan ikan bawal.

3. Memilih lauk ikan: pilih lauk ikan harga ekonomis, tapi nikmatnya sama. Misalnya ikan kakap lebih ekonomis dibanding ikan tengiri.

4. Memilih buah: pilih buah yang tidak membutuhkan waktu lebih lama memotong, sehingga waktu penghidangan efisien. Nanas dan papaya lebih lama waktu potongnya dibanding pisang, jeruk dan melon.


Contoh susunan menu lunchbox sesuai anggaran per orang:

1. Harga Rp. 7000, susunan: 1 nasi, 1 lauk, 1 sayur ; menu tambahan: kerupuk, sambal, buah

2. Harga Rp. 10000, susunan: 1 nasi, 1 lauk utama, 1 lauk pelengkap, 1 sayur ; menu tambahan: kerupuk ikan, sambal, buah

3. Harga Rp. 12.000 , susunan: 1 nasi, 1 lauk utama, 1 lauk pelengkap, 1 sayur menu tambahan: kerupuk ikan, sambal, buah, pudding, es buah


Dalam buku “30 MENU LUNCHBOX UNTUK KATERING KARYAWAN KANTOR DAN PABRIK” karya Dewi Untari juga dibahas lebih detil 30 contoh menu dengan anggaran Rp. 10.000/ buah berikut penyajianya yang menarik dengan kemasan wadah makan berwarna warni. Selamat mencoba, semoga berhasil.


Diterbitkan di: 14 April, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.