Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halalkah Kopi Luwak ?

oleh: Ilminora    
ª
 
Berita tentang Kopi luwak beberapa waktu lalu pernah menghangat. Bukan saja karena harganya yang mahal dan banyak di buru penikmat kopi, melainkan juga tentang hukumnya. Seperti di ketahui, kopi luwak adalah kopi yang berasal dari biji kopi yang di makan oleh binatang luwak dan kemudian di keluarkan kembali bersama kotorannya.
Menurut MUI, kopi luwak dalam ketentuan diatas adalah mutanajjis atau barang yang terkena najis, bukan najis. Dengan syarat, kopi luwak halal setelah di sucikan. Jadi, mengkonsumsi kopi luwak hukumnya boleh. Begitu juga, memproduksi dan memperjualbelikan kopi luwak hukumnya juga boleh.
Argumen MUI berdasar pada Alquran, hadis, maupun sejumlah sumber berupa kitab-kitab yang berkaitan dengan persoalan tersebut. Diantara sumbernya adalah kitab al-Majmu Juz II halaman 573 yang menerangkan jika ada hewan memakan biji tumbuhan kemudian dapat dikeluarkan dari perut, jika tetap kondisinya dan sekiranya ditanam dapat tumbuh, maka ia tetap suci tetapi harus di sucikan dari najis yang melekat.
Rujukan lain ada pada kitab Nihayatul Muhtaj Juz II halaman 284, yang menerangkn jika biji itu kembali dalam keadaan semula dan sekiranya ditanam dapat tumbuh, statusnya adalah hanya terkena najis, bukan najis. Pendapat yang menegaskan kenajisannya kemungkinan bila biji itu tidak dalam kondisi kuat.

Diterbitkan di: 07 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.