Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Gaya Hidup>Mode & Kecantikan>Bahaya Mencabut Bulu Ketiak

Bahaya Mencabut Bulu Ketiak

oleh: ShoraPrisca    
ª
 
Mencukur atau mencabut bulu ketiak sudah menjadi ritual wajib bagi perempuan ketika berdandan. Tidak ada seorang perempuan di dunia yang ingin menggunakan baju tanpa lengan dengan menampakkan bulu ketiaknya. Ketika mencabut bulu ketiak tidak boleh dilakukan dengan sembarangan agar tidak terjadi iritasi, perih dan luka, ataupun pori-pori membesar. Data beauty understanding survei menunjukkan bahwa sekitar 37 persen perempuan Indonesia lebih suka mencabut bulu ketiaknya untuk meminimalisasi perkembangan bakteri dan menambah rasa percaya diri ketika menggunakan baju tanpa lengan. Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika akan mencabut rambut atau bulu ketiak adalah :

1. Saat mencabut bulu ketiak, cabut bulu ketiak dalam satu tarikan saja dengan tujuan agar kulit tidak terlalu sakit. Cabut bulu ketiak mengikuti arah pertumbuhan bulu untuk memastikan bahwa folikel kulit tidak rusak. Tujuannya adalah untuk mencegah pembesaran pori-pori kulit ketiak.

2. Pastikan alat pencabut bulu ketiak yang digunakan dalam keadaan bersih dan higienis agar kulit tidak mengalami iritasi ataupun infeksi. Agar lebih terjamin sebaiknya alat pencabut bulu ketiak dibersihkan dengan cairan alkohol terlebih dahulu.

3. Setelah selesai mencabut bulu ketiak sebaiknya cuci ketiak dengan menggunakan air dingin atau air biasa. Tujuannya adalah mengobati “luka” yang terjadi karena pencabutan bulu dan mencegah masuknya bakteri ke bagian ketiak yang dapat menyebabkan infeksi. Air dingin ini juga membantu menutup pori-pori di ketiak.

4. Gunakan deodoran untuk membantu memperbaiki jaringan kulit yang rusak dan luka. Deodoran bisa berfungsi sebagai obat luka di ketiak untuk menutup pori-pori dan merawatnya agar tidak berubah warna.


Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika akan mencukur bulu ketiak adalah :

1. Lakukan di pagi hari ; lakukan di pagi hari pada saat mandi untuk memastikan kulit ketiak masih dalam keadaan lembab. Mencukur bulu ketiak di pagi hari akan membuat kulit ketiak tidak menjadi kasar.

2. Jangan bercukur sebelum berenang untuk mencegah masuknya bakteri melalui pori-pori kulit ketiak.

3. Tidak perlu mencukur bulu ketiak setiap hari.

4. Gunakan deodoran yang mengandung vitamin E dan moisturizer untuk merawat kulit ketiak, melembabkan, dan membantu kulit untuk memperbaiki sel-selnya.

5. Gunakan antiperspiran dari sage, antiperspiran dari cuka sari apel, dan deodoran dari baking soda untuk mengurangi keringat yang berlebihan pada ketiak.

Diterbitkan di: 30 April, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.