Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Marioteguh

oleh: LanApriliaYudhoyono    
ª
 
awali harimu dengan motivasi .
mungkin adalah suatu kata yg mudah untuk diucapkan , tapi sulit untuk diterapkan .
namun walaupun sulit, mungkin sebaiknya harus mulay qt biasakan untuk menerapkan nya dalam kehidupan sehari2 .
menurut survei ,, orang2 yg berhasil 50% karena ia memiliki motivasi yg tinggi yg mendorong nya untuk melakukan hal2 yg luar biasa dan akhir nya membawa nya pada gerbang kesuksesan .
bisa sedikit saya bantu anda dalam menemukan kata2 motivasi yg saya kutip dari "Mario Teguh"seorang entepreneur yg sudah terkenal .
semoga kata2 ini bisa membantu anda dalam memulai hari ini ..

# Melakukan Hal Yang Tak Biasa
Bila Anda ingin mengundang perhatian orang di dunia ini, lakukanlah hal-hal biasa tetapi dengan cara-cara yang baiknya tidak biasa.
Melakukan hal-hal yang tidak biasa membuat Anda dilihat aneh, atau dilihat melakukan hal-hal yang beresiko.
Tetapi apabila kita melakukan hal-hal biasa yang udah diterima orang, yang udah dilihat orang sebagai sesuatu yang bisa diterima tetapi dengan kualitas cara yang beda maka Anda akan mengundang perhatian mereka.
Nah orang-orang yang melakukan hal-hal biasa - baiknya tidak biasa ini, akan dibayar tidak biasa - untuk melakukan hal-hal yang biasa.
Dan sebetulnya kalo kita perhatikan tidak ada dalam hidup ini yang luar biasa kecuali dilakukan dengan cara-cara yang luar biasa...!!

# Membawa Masa Depan ke Hari ini
Bab 19 dari Buku Becoming A Star ini mengenai tugas seorang pemimpin adalah mendatangkan masa depan ke masa kini, lebih cepat daripada yang mungkin bisa dicapai oleh organisasinya tanpa kepemimpinannya.
Untuk memperbesar kesempatan kita dalam upaya mendatangkan masa depan ke dalam kehidupan profesional dan pribadi kita sedini mungkin, marilah kita menjawab pertanyaan pertanyaan berikut:
“Apakah anda orang masa lalu atau orang masa depan?”
1. Orang masa depan adalah ahli kemungkinan, bila sesuatu belum dicapainya, tetapi pernah dicapai oleh orang lain, maka baginya itu mungkin.
2. Orang masa depan memang pejalan jauh, bila yang diimpikannya itu belum pernah dicapai atau dicoba orang lain, dia justru lebih bersemangat.
3. Orang masa depan melihat dengan jelas apa yang bisa dicapainya dalam gambar mental di pikirannya, itulah yang kita sebut visi.
4. Orang masa lalu adalah orang yang memiliki ingatan yang kuat mengenai kegagalan dan kesulitan di masa lalu, dan menilai kesempatan yang tersedia baginya terlalu sulit, terlalu beresiko, atau tidak mungkin.
5. Orang masa lalu berprinsip biar lambat asal selamat, dan meyakini dan menjalankan pepatah itu tanpa menyadari banyak sekali orang di sekitarnya yang melaju sangat cepat melampauinya dan selamat.
Keselamatan perjalanan hari ini tidak ditentukan oleh cepat atau lambatnya sebuat perjalanan, tetapi terutama disebabkan oleh ketepatan cara yang kita gunakan.
Para bintang di sekitar kita adalah orang orang masa depan yang mempraktekkan masa depan itu, hari ini.
Dengan kesadaran penuh menjadi lebih sederhana, lebih efisien, dan pasti lebih efektif.
Dan tugasnya sebagai pemimpin adalah menyederhanakan kompleksitas dalam proses usahanya saat ini melalui pemikiran sistem dan tindakan teratur, untuk mencapai hasil maksimal dalam batasan-batasan sumberdayanya.
Dia yang lebih tau, selalu lebih siap (dan lebih sabar..!).
OK Boss?

# Masalah Setiap masalah adalah alat untuk menaikkan kelas kita.
Dengan adanya masalah kita tertantang untuk menemukan solusi, untuk menyelesaikannya.
Dan apabila penyelesaian telah dicapai untuk masalah itu, maka sebetulnya kegunaan dari masalah itu sudah habis, sehingga masalah itu bisa dilupakan.
Banyak orang mempunyai masalah yang bahkan sudah diselesaikan, tetapi tetap menyimpannya bertahun-tahun, sebagai cara untuk merendahkan diri, sebagai cara untuk menghukum diri sendiri, sebagai cara untuk membuat dirinya tidak yakin untuk menghadapi masalah-masalah selanjutnya.
Jadi segera setelah masalah itu terselesaikan maka kegunaan dari masalah itu tidak ada lagi, lupakanlah.
Karena memang tujuan dari masalah adalah untuk meningkatkan kelas kita.
Diterbitkan di: 04 Februari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.