Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Gaya Hidup>Keluarga & Relasi>Contoh PELANGGARAN HAM DI INDONESIA

Contoh PELANGGARAN HAM DI INDONESIA

oleh: shelianggraheni    
ª
 
CONTOH PELANGGARAN HAM DI INDONESIA



Kekerasan orang tua terhadap anak-anak

Telah banyak kasus anak-anak menjadi korban kekerasan dari orang tuanya sendiri. Kekerasan fisik terjadi tatkala orang tua sering main pukul terhadap anak-anak. Hanya karena kesalahan-kesalahan kecil yang tidak prinsip, orang tua menjadi emosi dan menghukum anak dengan tindakan keras. Tak jarang dijumpai ada anak menjadi cacat seumur hidup karena penyiksaan orang tua, atau bahkan menjadi mati teraniaya.

Laporan dari Amerika Serikat menyebutkan bahwa tengah terjadi gejala yang kian mengkhawatirkan akhir-akhir ini, tindak kekerasan seksual terhadap anak-anak perempuan dalam rumah tangga oleh ayahnya sendiri. Tindakan ini sejak dari pelecehan seksual seperti perabaan, sampai ke tingkat perkosaan anak perempuan. Di Indonesia pun kasus-kasus seperti ini telah banyak dilaporkan, kendatipun tidak separah Amerika Serikat.

Kekerasan secara psikologis juga banyak dialami anak-anak. Bobbi dePorter dan Mike Hernacki menuliskan bahwa anak-anak setiap harinya lebih banyak mendapatkan kata-kata celaan daripada pujian dan dorongan kebaikan. Artinya, orang tua ataupun lingkungan kerap menempatkan anak-anak secara tidak proporsional. Anak-anak dituntut berperilaku seperti orang dewasa, sehingga apabila melakukan kesalahan perlu dicela dengan kata-kata yang tak mendidik. Termasuk ancaman-ancaman menakutkan yang sering didapatkan anak-anak dari orang tuanya.maka dari itu marilah kita semua belajar menjadi orang tua yang bijak dalam menanggapi segala permasalahan dalam keluarga kita baik terhadap istri/suami maupun kepada anak2 kita.

Diterbitkan di: 02 Februari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tidak lengkap Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.