Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Gaya Hidup>Kencan>Broken heart patah hati

Broken heart patah hati

oleh: ancom    
ª
 
Patah hati atau broken heart yang dirasakan setelah putus cinta dapat membuat hidup seseorang menjadi kacau bahkan stress bahkan menurut penelitian, penolakan dari mantan kekasih dapat mengaktifkan bagian di otak yang berhubungan dengan rasa sakit secara fisik. Lalu bagaimana cara mengatasi patah hati secara tepat setelah mengalami putus cinta? berikut penuturannya
Jangan Buru-buru Mencari Pacar Baru
Jangan memulai hubungan asmara baru sebelum Anda benar-benar melupakan kesedihan yang dirasakan dari hubungan yang terakhir. Jika tidak, maka hubungan yang baru hanya akan menghancurkan hidup Anda.

Tunjukkan Emosi
Hal paling penting selama proses penyembuhan patah hati adalah berekspresi dan menunjukkan emosi Anda. Biarkan diri Anda merasakan apapun dan mencari cara untuk mengatasinya.

Introspeksi Diri
Saat pasca putus cinta adalah saat yang tepat untuk melakukan introspeksi diri dan lebih menghargai diri sendiri. Pelajarilah kesalahan yang dilakukan dalam hubungan yang telah berakhir dan ciptakanlah diri Anda yang 'baru'.

Memaafkan
Maafkanlah diri Anda sendiri atas kesalahan yang telah dilakukan dalam hubungan yang telah berakhir. Bangunlah kembali harga diri dan kepercayaan Anda setelah penolakan yang dialami.

Stop Menghubunginya
Hentikan hubungan dengan mantan kekasih jika hal tersebut membuat Anda merasa putus asa atau merasakan sakit yang lebih dalam. Hal tersebut dapat menyebabkan Anda semakin terpuruk dan sedih.

Tidak Perlu Menampung Semua Saran
Saat pasca putus cinta adalah saat yang tepat untuk menerima saran dari orang-orang terdekat, tapi tidak perlu semua sarang Anda aplikasikan. Sesuaikan dengan yang Anda butuhkan. Jika Anda menampung seluruh sarang, maka hanya membuat kondisi menjadi rumit. Anda sangat membutuhkan pendengar setia yang dapat mendukung Anda selama proses penyembuhan patah hati.

Menghargai Diri Sendiri
Hargailah diri Anda sendiri dan jangan merasa rendah hati. Hadapilah setiap hal yang terjadi selama proses patah hati dengan kuat dan tabah.

Belajar Menerima
Semakin besar rasa kehilangan yang Anda rasakan, maka akan semakin besar pula rasa duka yang Anda rasakan. Maka itu, ketahuilah tahapan yang akan Anda lalui seperti kaget, penolakan, kemarahan, dan depresi serta cara mengelola hal-hal tersebut. Bagaimana Anda mengelola hal-hal tersebut akan menentukan bagaimana Anda bisa lolos ke tahap akhir penerimaan.

Jangan Memendam Perasaan Sendiri
Jangan berpura-pura bahwa Anda baik-baik saja padahal sebenarnya tidak. Hal tersebut akan menghilangkan dukungan penting dari orang-orang terdekat Anda karena mereka berpikir bahwa Anda tidak butuh dukungan mereka. Jangan memendam perasaan Anda karena itu hanya membuat rasa sakit yang ada menjadi semakin dalam.

Tidak Perlu Mencoba Kembali ke Mantan
Jangan 'menghalalkan' segala cara agar mantan Anda mau kembali, hanya karena perasaan sakit hati yang mendalam. Rasa sedih dan kehilangan adalah bagian kehidupan yang perlu Anda pelajari dan lalui.

Beraktivitas
Menyibukkan diri sendiri untuk meringankan rasa sedih adalah cara yang baik, namun melakukannya secara berlebihan untuk menghindari rasa sakit bukanlah hal yang benar. Jika Anda terlalu menyibukkan diri dalam pekerjaan, keluar setiap malam, atau melakukan hal lain yang tidak baik bagi diri Anda demi merasa lebih baik maka Anda hanya mencoba untuk lari dari kenyataan.

mengkin penuturan di atas dapat mengobati patah hati kalian semua dan jalani semuanya dengan tabah
Diterbitkan di: 13 Oktober, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.