Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

www.kompas.com

oleh: YantiYunita    
ª
 

Ciri-ciri Pria yang Penuh Perhatian

KOMPAS.com - Setiap perempuan pasti senang dengan limpahan perhatian dari pasangannya. Namun, tak semua pria diberi kemampuan untuk menunjukkan perhatian ini. Jika pun mereka gemar memberi perhatian, seringkali hanya mereka lakukan saat "pedekate" atau saat masih pacaran. Begitu menikah, segala bentuk perhatian itu langsung sirna.

Nah, jika Anda ingin mengetahui apakah pasangan Anda termasuk pria perhatian, coba amati bagaimana ia selalu menanggapi kata-kata Anda. Anda tak perlu mendengar apa komentarnya. Cukup berfokus pada ekspresi wajahnya ketika mendengarkan keluh-kesah Anda.

Para peneliti dari University of Toronto mengatakan, pria yang mengangguk, tersenyum, dan tampak simpatik ketika mendengarkan keluhan-keluhan orang lain cenderung memiliki gen tertentu yang membuat mereka menjadi pasangan yang penuh perhatian. Sebelumnya, peneliti Amerika dan Canada merekam 23 relawan yang tengah mendengarkan pasangan mereka sedang berkeluh-kesah. Rekaman video itu lalu dipertontonkan tanpa suara kepada lebih dari 100 orang yang tak dikenal, tak lebih dari 20 detik. Mereka lalu diminta menilai seberapa baik, perhatian, dan dapat dipercaya para relawan yang jadi pendengar tersebut.

"Penemuan kami menunjukkan bahwa variasi genetik yang kecil pun bisa memberikan pengaruh yang nyata para perilaku manusia, dan bahwa perbedaan perilaku ini akan cepat diamati oleh orang lain," tutur ketua tim penulis, Aleksandr Kogan.

Semua pasangan menjalani uji genetik sebelum video direkam untuk melihat tipe oksitosin yang mereka miliki, entah versi G yang dikaitkan dengan perilaku perhatian, atau versi A yang dihubungkan dengan sikap egois dan ketrampilan sosial yang rendah. Versi A juga dikaitkan dengan sikap gemar mengambil risiko, mudah stres di situasi sosial, dan autisme. Ada pula versi AG, yang merupakan kombinasi keduanya.

Nah, sifat perhatian dan gen versi G paling jelas terlihat pada pria, demikian menurut studi yang diterbitkan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini.

Diterbitkan di: 15 Nopember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.