Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hukum & Politik>Hukum Pajak>Definisi Subjek, Non Subjek dan Objek Pajak Penghasilan

Definisi Subjek, Non Subjek dan Objek Pajak Penghasilan

oleh: RedvaKaurvaki    
ª
 
Untuk mereka yang bekerja di perusahaan besar, istilah pajak penghasilan bukanlah hal yang asing lagi. Biasanya di penghujung bulan atau saat penerimaan penghasilan, mereka akan mendapati gaji bersih mereka telah terpotong oleh pajak penghasilan dengan besaran tarif tertentu. Jadi jelas sekali bahwa definisi Pajak Penghasilan ( PPh ) disini adalah pajak yang dikenakan kepada perorangan atau badan hukum atas penghasilan yang diperolehnya.

# Subjek Pajak Penghasilan menurut UU no. 36 Tahun 2008
1. Subjek Pajak Pribadi, adalah orang pribadi yang telah menetap di Indonesia lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan atau orang pribadi yang selama periode tertentu berada di Indonesia dan berniat untuk tinggal di Indonesia.
2. Subjek Pajak Harta Warisan Belum Dibagi, adalah warisan yang berasal dari orang yang telah meninggal dunia dan belum dibagikan tapi telaj menghasilkan pendapatan sehingga pendapatan tersebut dikenakan pajak.
3. Subjek Pajak Badan, yaitu sebuah badan usaha yang didirikan dan beroperasional di Indonesia, kecuali badan usaha tertentu milik pemerintah yang telah memiliki kriteria- kriteria yang ditetapkan.
4. Bentuk Usaha Tetap, yaitu bentuk usaha oleh orang pribadi yang melakukan kegiatan di Indonesia tapi tidak bertempat tinggal atau berada di Indonesia kurang lebih 183 hari selama 12 bulan.

# Bukan Subjek Pajak Penghasilan menurut UU no. 17 Tahun 2008
1. Badan Perwakilan Negara Asing
2. Pejabat Asing atau Pejabat Perwakilan Diplomatik
3. Organisasi Dunia yang tidak melakukan usaha di Indonesia seperti UNICEF, ILO, UNESCO, dll.
4. Pejabat Perwakilan Organisasi International yang bukan WNI dan tidak memperoleh penghasilan dari Indonesia.

# Objek Pajak Penghasilan
Objek Pajak Penghasilan adalah penghasilan itu sendiri, yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomi yang diterima wajin pajak, baik yang berasal dari Indonesia atau luar negeri.

Baca juga artikel lain yang mengupas tentang pajak :
- Definisi Pajak
- Unsur- Unsur Pajak http://id.shvoong.com/law-and-politics/taxation-law/2178163-unsur-unsur-pajak/
- Fungsi dan Peranan Pajak Bagi Negara
- Syarat Pemungutan Pajak /> - Asas Pemungutan Pajak
- Asas Pengenaan Pajak
- Daftar Lengkap Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak ( DJP ) http://id.shvoong.com/law-and-politics/taxat ion-law/2181071-daftar-lengkap-kantor-wilayah-direktorat/

Diterbitkan di: 04 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Subjek pajak yg menerima atau memperoleh penghasilan adalah definisi dri.... Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa penjelasan paradigma pembangunan politik Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    penjelasan paradigma pembangunan politik Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.