Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pengertian penganiayaan

oleh: AbdurRozaq     Pengarang : nur wahyuni
ª
 
pengertian penganiayaan adalah:
َفاْلعَمْدُ هُوَ مَا تَعَمَّدَ فِيْهِ اْلجَانِى الْفِعْ َ ل بَِقصْدِ الْعُدْوَانِ
Perbuatan sengaja adalah setiap perbuatan dimana pelaku
sengaja melakukan perbuatan dengan maksud melawan hukum.
Penganiayaan sengaja adalah seseorang yang sengaja
melakukan perbuatan pidana dan mengenai tubuh korban yang
mengancam keselamatannya dikatakan sengaja jika memenuhi 2
syarat:
a) Perbuatan tersebut mengenai tubuh korban dan
keselamatannya
b) Perbuatan tersebut dilakukan dengan sengaja Macam-Macam Penganiayaan
Penganiayaan di bagi menjadi 2:
a. Dari segi niatnya
Penganiayaan yang ditinjau dari segi niat dari sipelaku dapat dibagi
menjadi 3:
1) Penganiayaan Sengaja ( (الجرح العمد
Seperti yang dikemukakan oleh Abdul Qodir Audah bahwa
2) Penganiayaan Tidak Sengaja ( (الجرح الخطأ
الْخَ َ طَأ هُوَ مَا تَعَمَّدَ فِيْهِ اْلجَانِيْ الْفِعْ َ ل دُوْ َ ن َقصْدِ الْعُدْوَا َ ن.
Perbuatan karena kesalahan adalah perbuatan dimana pelaku
sengaja melakukan perbuatan tetapi tidak ada maksud melawan
hukum.
Pengertian dari penganiayaan tidak sengaja adalah pelaku
memang sengaja melakukan suatu perbuatan, tetapi perbuatan
tersebut sama sekali tidak untuk mengenai atau menyakiti orang lain.
Namun, kenyatannya memang ada korban yang terkena oleh
perbuatan itu.
Berdasarkan hadis|:
حَدََّثنَا عَلِيُّ بْنُ سَعِيدٍ الْكِنْدِيُّ الْكُوفِيُّ َأخْبَرَنَا ابْنُ َأبِي زَائِدََة عَنْ الْحَجَّاجِ عَنْ زَيْدِ
بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ خَشْفِ بْنِ مَالِكٍ َقال سَمِعْتُ ابْنَ مَسْعُودٍ قَا َ ل َقضَى رَسُو ُ ل اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عََليْهِ وَسَلَّمَ فِي دِيَةِ الْخَ َ طإِ عِشْرِينَ بِنْتَ مَخَاضٍ وَعِشْرِينَ بَنِي مَخَاضٍ ُذ ُ كورًا
وَعِشْرِينَ بِنْتَ َلبُونٍ وَعِشْرِينَ جَ َ ذعًَة وَعِشْرِينَ حِقًَّة . 32
Artinya:”Ibnu Mas’ud RA berasal dari Nabi SAW
menceritakan bahwa beliau bersabda ”Diral karena tidak sengaja
adalah seperlima. Seperlima yaitu 20 ekor unta yang berumur empat
tahun (fligbah) 20 ekor unta yang masuk tahun kelima (fadzah) 20
ekor unta betina yang berumur masuk tahun kedua (Makadh), 20 ekor
unta betina yang berumur masuk tahun ketiga (sanat labun) 20 ekor.”
3) Penganiayaan Semi Sengaja ( (الجرح شبه العمد
Penganiayaan semi sengaja menurut Hanafi terdiri dari 2 unsur
yaitu unsur kesengajaan dan kelalaian. Yang mana unsur kesengajaan
ini sipembuat dengan sengaja melakukan perbuatan jari>mah tetapi
tidak menghendaki akibatnya, sedangkan akibatnya tidak
ditimbulkan oleh perbuatan itu. Unsur kelalaian sipembuat sengaja
berbuat suatu jari>mah tetapi ia lalai dalam memperhitungkan akibatakibatnya
sama sekali. Sabda Nabi SAW:
َأخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَا َ ل حَدََّثنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ َقا َ ل حَدََّثنَا شُعْبَةُ عَنْ َأيُّوبَ
السَّخْتِيَانِيِّ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ رَبِيعََة عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عََليْهِ
وَسَلَّمَ قَا َ ل) قَتِي ُ ل الْخَ َ طإِ شِبْهِ الْعَمْدِ بِالسَّوْطِ َأوْ اْلعَصَا مِاَئٌة مِنْ الْإِبِلِ َأرْبَعُو َ ن مِنْهَا فِي
بُ ُ طونِهَا َأوَْلادُهَا (.
Artinya:”Abdullah bin Amar RA menceritakan bahwa
Rasulullah SAW bersabda: ”Ketahuilah bahwa diat khata (tidak
sengaja) dan syibhul amad (menyerupai sengaja) dengan
mempergunakan cambuk dan tongkat, jumlah 100 ekor unta yang 
ada anak diperutnya”
b. Dilihat dari segi Sasarannya / Objeknya
Para ulama fiqih membagi kejahatan penganiayaan ini kepada 5
bentuk:
1) Penganiayaan atas Anggota Badan dan Semacamnya
Tindakan perusakan terhadap anggota badan dan anggota
lainnya yang disetarakan dengan anggota badan baik berupa
pemotongan atau pemukulan seperti pemotongan tangan, kaki, jari,
kuku, hidung, zakar, biji pelir, telinga, bibir, pencongkelan mata,
merontokkan gigi, pemotongan rambut, alis, bulu mata, jenggot,
kumis, bibir kemaluan perempuan dan lidah.
2) Menghilangkan Manfaat Anggota Badan sedangkan Jenisnya Masih
utuh
Tindakan yang menghilangkah manfaat anggota badan dengan
demikian, apabila anggota badannya hilang atau rusak. Sehingga
manfaatnya hilang seperti menghilangkan daya pendengaran,
penglihatan, penciuman, perasaan lidah, kemampuan berbicara,
bersetubuh.3) Asy-Syajjaj (Pelukaan) dibagian kepala
Menurut Imam hanafih Syajjaj adalah pelukaan pada bagian
muka dan kepala tetapi khusus pada tulang saja seperti dahi untuk
pipi tidak termasuk Syajjaj. Namun ulama lain berpendapat bahwa
Syajjaj itu pelukaan bagian kepala dan muka seperti mata, telinga
tidak termasuk Syajjaj.
Imam Hanafih membagi Syajjaj menjadi sebelas diantaranya adalah:
a) Al-Kha>ris}ah yaitu pelukaan atas kulit, tetapi tidak sampai
mengeluarkan darah
b) Ad-dami’ah yaitu pelukaan yang berakibat pendarahan tetapi
darahnya tidak sempat mengalir, melainkan seperti air mata
c) Ad-da>miyah yaitu pelukaan yang megakibatkan mengalirnya
darah
d) Al-Ba>d}i’ah yaitu pelukanaan yang sampai memotong daging
e) Al-Mutala>himah yaitu pelukaan yang memotong daging lebih
dalam dari pada Al-Ba>d}i’ah
f) As-S{imha>q yaitu pelukaan yang memotong daging lebih dalam
lagi sehingga kulit halus antara daging dan tulang kelihatan
g) Al-Mud}ih}ah yaitu pelukaan yang lebih dalam, sehingga
memotong atau merobek selaput tersebut dan tulangnya kelihatan.
h) Al-Ha>syimah yaitu pelukaan yang lebih dalam lagi sehingga
memotong atau memecahkan tulang
i) Al-Munqilah yaitu pelukaan yang bukan hanya sekedar
memotong tulang, tetapi sampai memindahkan posisi tulang
dari tempat asalnya
j) Al-Ammah yaitu pelukaan yang lebih dalam lagi sehingga
sampai kepada ( ام الدماع ) yaitu selaput antara tulang dan otak.
k) Ad-Dam>igah yaitu pelukaan yang merobek selaput antara
tulang dan otak sehingga otaknya kelihatan.

Diterbitkan di: 08 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    APA MASALAH NYA? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.