Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hukum & Politik>Politik - Umum >Gubernur Bali Tandatangani Spanduk Tolak BBM Naik

Gubernur Bali Tandatangani Spanduk Tolak BBM Naik

oleh: chaster    
ª
 
VIVAnews - Puluhan mahasiswa yang menamakan diri "Aliansi Rakyat Bali Tolak Kenaikan Harga BBM" berhasil memaksa Gubernur Made Mangku Pastika menandatangani spanduk tolak kenaikan BBM yang dibawa mahasiswa.

Sebelumnya, puluhan massa mahasiswa menggelar aksi dengan cara long march dari parkir timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar. Mereka menyasar Kantor DPRD Bali. Usai menyampaikan aspirasinya, mereka langsung mendatangi Kantor Gubernur Bali.

Sesampainya di Kantor Gubernur Bali, mereka kembali berorasi. Sampai akhirnya, Gubernur Pastika mempersilakan mereka masuk ke dalam kantornya untuk berdialog. Para demonstran yang merupakan gabungan dari berbagai BEM di Bali itu duduk di halaman tempat upacara Kantor Gubernur. Pastika pun ikut duduk bersama demonstran di tengah terik matahari.

Pantauan VIVAnews.com, Pastika terpaksa harus duduk beralaskan koran dan rela berjemur di terik matahari. Pada kesempatan itu, massa mahasiswa meminta agar Pastika sebagai representasi rakyat Bali berjuang ke pemerintah pusat agar kebijakan pemerintah untuk menaikan harga BBM dibatalkan.

Presiden BEM Universitas Udayana, Elbinsar Purba mengatakan, kenaikan BBM saat ini bukan solusi yang tepat untuk menopang kekurangan APBN. "Ada banyak sekali dampak yang ditimbulkan akibat kenaikan harga BBM. Dampaknya, hampir 99 persen pada rakyat kecil," ujar Elbin, sapaan akrabnya, Kamis 29 Maret 2012. (hp).

Elbin meminta agar Pastika ikut berjuang bersama rakyat Bali menolak kebijakan menaikkan harga BBM. Apalagi, katanya, Pastika adalah seorang gubernur dari PDIP yang secara nasional telah berusaha menolak kebijakan tersebut.

Menjawab itu, Pastika menyatakan berusaha menyampaikan tuntutan masyarakat Bali terkait dengan kebijakan untuk menaikkan BBM. "Keputusan sama sekali tidak berada di tangan saya. Tapi dalam berbagai kesempatan saya berkali-kali menyampaikan bahwa semua orang pasti tidak setuju dengan naiknya harga BBM," tandasnya.

Pastika menjelaskan jika kebijakan menaikkan harga BBM hingga saat ini belum final. "Mari kita tunggu saja keputusan tersebut. Mari kita bersabar dan menunggu," imbuh mantan Kapolda Bali itu.

Di akhir dialog, pengunjuk rasa mendesak Pastika ikut menandatangani spanduk penolakan kenaikan harga BBM yang akan dikirim ke Istana Negara. Sang Gubernur pun lantas membubuhkan tanda tangannya.

Dengan adanya demo besar-besaran seperti ini apakah BBM akan benar-benar naik pada tanggal 1 Maret nanti??
mengingat sudah banyak partai politik yang setuju akan kenaikan BBM tersebut.
Diterbitkan di: 29 Maret, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.