Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hukum & Politik>Politik - Umum >Asas pemisahan dan pembagian kekuasaan

Asas pemisahan dan pembagian kekuasaan

oleh: qizzary    
ª
 
Asas pemisahan dan pembagian kekuasaan


Kekuasaan dalam negara dibagi atau dipisahkan dalam dua cara yaitu pemisahan kekuasaan secara vertical dan horizontal. Pada uraian di bawah ini akan dibahas mengenai pemisahan kekuasaan secara horizontal yaitu kekuasaan legislative, eksekutif dan yudikatif yang dikenal dengan trias politika.
Pemisahan kekuasaan tersebut pertama kali dikemukakan oleh John Locke (1632-1704). Menurut John Locke, kekuasaan dalam Negara dipisahkan kedalam tiga kekuasaan yaitu
a. Kekuasaan eksekutif, yaitu kekuasaan untuk melaksanakan UU yang di dalamnya termasuk kekuasaan mengadili. John Locke berpandangan bahwa mengadili termasuk kekuasaan eksekutif karena mengadili merupakan pelaksanaan UU
b. Kekuasaan Legislatif, yaitu kekuasaan membuat UU
c. Kekuasaan federative, yaitu kekuasaan yang meliputi segala tindakan untuk menjaga keamanan Negara dalam hubungannya dengan Negara lain.

Menurutnya kekuasaan tersebut harus dipisahkan satu sama lain untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan kekuasaan oleh pihak yang berkuasa. John Locke mengemukakan teori pemisahan kekuasaan sebagai kritik atas kekuasaan absolute dari raja-raja stuart serta untuk membenarkan revolusi Gemilang tahun 1688 yang dimenangkan oleh Parlemen Inggris.
Teori pemisahan kekuasaan yang telah dirintis oleh John Locke kemudian dikembangkan dan dipopulerkan oleh filsuf berkebangsaan perancis yang bernama Montesquieu (1689-1755) dengan teorinya yang terkenal “Trias Politika”.

Dalam bukunya “L`Esprit des Lois” (Dalam bahasa Inggris The Spirit of Laws), dia mengemukakan bahwa kekuasaan-kekuasaan yang ada pada Negara harus dipisahkan ke dalam tiga kekuasaan yaitu
a. Kekuasaan eksekutif, yaitu kekuasaan untuk melaksanakan UU, termasuk mengadakan hubungan dengan Negara lain.

b. Kekuasaan legislative, yaitu kekuasaan untuk membuat UU,
c. Kekuasaan yudikatif, yaitu kekuasaan mengadili terhadap pelanggar UU

Menurut pandangan Montesqueiu, ketiga jenis kekuasaan tersebut harus terpisah satu sama lain baik mengenai fungsi (tugas) maupun organ (badan) yang menjalankan kekuasaan tersebut. Hak ini berarti bahwa lembaga Negara yang satu tidak boleh turut campur dalam urusan atau tugas lembaga Negara lainnya dan setiap tugas harus diserahkan kepada lembaga Negara tertentu yang terpisah dari lembaga Negara yang lain.

Sekalipun ketiga kekuasaan itu sudah dipisah satu sama lain, dalam mekanisme pemerintahan di Amerika Serikat masih dimungkinkan adanya system check and balances (pengawasan dan keseimbangan) yaitu setiap kekuasaan dapat mengawasi dan mengimbangi cabang kekuasaan lainnya. System check and Balances ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya saling melampaui batas kekuasaan masing-masing lembaga atau badan.

Diterbitkan di: 10 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    buatkan makalah tentang olahraga dan kekuasaan Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dalam asas apakah kita tidak dapat menggunakan trias politika ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ada ga bukunya dalam bahasa asing? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    arti asas konkordan Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kenapa indonesia dalam menjalankan ajaran trias politika tidak menggunakan sistem pemisahan tetapi menggunakan sistem pembagian Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yng di maksud politik Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Keren abis artikelnya... Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. romi

    dicari

    artikel ini akan banyak dicari...

    8 Nilai 20 Mei 2011
X

.