Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hukum & Politik>Politik - Umum >Yahudi di Balik Layar Amerika

Yahudi di Balik Layar Amerika

oleh: liewie    
ª
 
Dunia begitu memuja Barack Hussein Obama sebagai tokoh muda yag dianggap memberi pembaharuan di dunia. Terlebih lagi dengan pidatonya yang begitu mengedepankan kesejajaran dan keterbukaan tehadap kaum muslim. "Bagi dunia Muslim, kami akan mencari cara baru ke depan berdasarkan pada kepentingan bersama dan saling menghormati" demikian kalimat pidatonya. Dunia yang mendengar itu tentu saja akan menduga bahwa Obama akan membawa angin perdamaian di tanah air Timur Tengah. Wajar saja, pendahulunya George W. Bush telah menunjukkan Amerika sebagai negara yang diktator terhadap Timur Tengah.

Predikat Amerika yang buruk itu tentu saja diharapkan dapat sirna dengan bersinarnya nama Obama yang memiliki beraneka kultur di dalam keluarganya. Diharapkan Obama dapat berlaku sama dengan semua budaya,agama, dan ras sama halnya yang telah ia lakukan di tengah keluarganya yang plural. Pertikaian antara Israel dan Palestina tentu saja layak menjadi PR untuk presiden adidaya tersebut. Namun, rasanya hal itu sulit untuk terwujud. Ke-objektif-an Obama dalam melihat permasalahan ini pantas diragukan. Hal itu karena bukan rahasia lagi kalau kemenangan setiap presiden Amerika adalah buah tangan politisi Yahudi pula. Jadi, apakah Obama yang termasuk di dalamnya sanggup mengatakan 'tidak' untuk orang-orang yang mengangkatnya? Saya yakin tidak.

American Israel Public Affair Committee atau AIPAC kelompok lobi Yahudi di Amerika Serikat yang bertujuan melobi konggres dan badan Eksekutif pemerintah dengan tujuan meningkatkan hubungan dekat antara Amerika dan Zionis Israel. AIPAC merupakan pelobi paling berpengaruh dalam penentuan kebijakan baik dalam pemerintahan demokrat atau republik. Bahkan saat pemilihan presiden baik Obama ataupun Mac Kenley sama-sama berlomba untuk mendapatkan simpati kaum politisi Yahudi ini.

Maka tidak mengherankan Obama pun sempat memberikan visi dan misinya di depan AIPAC demi memperoleh dukungan. Tentu saja ada yang ditawarkan disini. Obama menawarkan perdamaian di Palestina sebagai kunci perdamaian di Timur Tengah. Tentu saja ini menarik perhatian kaum Yahudi karena memang pengakuan itulah yang dibutuhkan dalam pembentukan negara Yahudi.

Kaum Yahudi memang minoritas di dunia. Namun, melihat kenyataan yang ada mereka yang sedikit ini justru telah berhasil menguasai negara adikuasa,yang berarti pula mereka telah berhasil menguasai dunia. Lalu mengapa dapat terjadi demikian? Menurut Theodere Hezl, pencetus negara Zionis, Yahudi telah memiliki 3 hal untuk menaklukan dunia. Pertama media. Media merupakan sarana penting di setiap dunia baik maju, berkembang, atau terbelakang. kedua, lobi. Tidak perlu diraguka lagi kemampuan lobi mereka. Bahkan sang nomer satu di negara adikuasa saja dapat mereka atur. Ketiga adalah ekonomi. Orang Yahudi yang berada dalam AIPAC adalah pengusaha-pengusaha besar.

Melihat kenyataan ini, apakah masih bisa kita berharap kepluralan Obama tampak di Timur Tengah. Atau ia hanya dapat berlaku sebagai aktor dengan Yahudi sebagai sutradaranya?
Diterbitkan di: 14 Nopember, 2009   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Hmz. . . Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah masih ada jalan damai palestina dan israel Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

5 Teratas

.