Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hukum & Politik>Hukum Umum>Peraturan Dan Perundang Undangan terkait pembangunan Perkebunan

Peraturan Dan Perundang Undangan terkait pembangunan Perkebunan

oleh: bisnisdanuang    
ª
 
Beberapa Peraturan Dan Perundang Undangan yang terkait tentang pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit

1. Undang – Undang
a. UU No. 5 Tahun 1960 tentang Pokok Agraria;
b. UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (lembar Negara Tahun 1990 Nomor 49. Tambahan Lembar Negara Nomor 3419) berisi tentang aturan-aturan dan dasar Konservasi Sumber Daya Alam Hayati. Meliputi perlindungan terhadap system penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya, peran serta rakyat dalam kegiatan konservasi;
c. UU No. 12 Tahun 1992 tentang Perkebunan yang menegaskan bahwa sistem perkebunan harus didasarkan pada pemanfaatan berkelanjutan dan mencegah kerusakan;
d. UU NO. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang;
e. UU No. 23 Tahun 1997 tentang Penelolaan Lingkungan Hidup;
f. UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan;
g. UU No. 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan.

2. Peraturan Pemerintah
a. PP No. 7 Tahun 1973 tentang Pengawasan atas Peredaran, Penyimpanan dan
b. Penggunaan pestisida;
c. PP No. Menteri27 Tahun 1999 tentang Pelaksanaan AMDAL;
d. PP No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara;
e. PP No. 18 tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun;
f. PP No. 4 Tahun 2000 tentang Pengendalian Kerusakan dan Atau Pencemaran Lingkungan yang berkaitan dengan Kebakaran Hutan dan atau Lahan;
g. PP No. 28 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial.

3. Keputusan/Peraturan Setingkat Menteri
a. Keputusan Menteri Kehutanan No 353/kpts-ii/1996 tentang Penetapan Radius/Jarak
b. Larangan Penebangan Pohon dari Mata Air, Tepi Jurang, Waduk/Danau, Sungai dalam Kawasan Hutan, Hutan Cadangan dan Hutan Lainnya; Keputusan Kepala BAPEDAL No. Kep -056 Tahun 1994 tentang Pedoman Mengenai Dampak Penting;
c. Keputusan Menteri Kehutanan No. 260/kpts-ii/1995 Petunjuk Tentang Pencegahan Kebakaran Hutan;
d. Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan No. 38/KB.10/SK.DJBUN/05-95 tentang Petunjuk Teknis Pembukaan Lahan Tanpa Bakar Untuk Perkebunan;
e. PerMen LH No. 8 Tahun 2006 tentang Penyusunan AMDAL;
f. PerMen LH No. 28 Tahun 2006 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan Wajib dilengkapi dengan AMDAL;
g. KepMenHutBun No. 376 Tahun 1998 tentang Kesesuaian Lahan yang cocok untuk perkebunan budidaya kelapa sawit;
h. Kep Pres No. 32 Tahun 1990 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung.
Diterbitkan di: 01 April, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana seharusnya sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit dalam pelak sanaan amdal? berapa luas hutan yang harus ditinggalkan dan berapa jarak perkebunan dari penggir sungai? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kenapa Keputusan Menteri Kehutanan No 353/kpts-ii/1996 tentang penetapan Radius/Jarak tidak dapat di Download Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.