Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hukum & Politik>Hukum Umum>Teori Utilitis (utilities theori)

Teori Utilitis (utilities theori)

oleh: aqsal     Pengarang : Indrayanto
ª
 
Pelopor teori utilitis (utilities theori) ini adalah Jeremy Bentham, seorang pakar hukum Inggeris. Menurut Bentham, hukum bertujuan untuk mewujudkan apa yang berfaedah atau yang sesuai dengan daya guna (efektif). Adagiumnya yang terkenal : “The greatest happiness for the greatest number”. Artinya kebahagian yang terbesar untuk jumlah yang terbanyak. Di dalam teori utilitis ini selanjutnya diajarkan bahwa hanya dalam ketertibanlah setiap orang akan mendapat kesempatan untuk mewujudkan kebahagiannya yang terbanyak.
Seperti halnya teori etis, teori utilitis dianggap teori yang berat sebelah, sebab teori ini bersifat subjektif dan sangat mengagung-agungkan kegunaan. Teori utilitis ini telah mengabaikan keadilan. Padahal hukum dapat berfaedah, apabila sebanyak mungkin menegakkan keadilan.

Diterbitkan di: 29 Desember, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tujuan dari teori utilitis Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.