Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hukum & Politik>Hukum Tenaga Kerja>Diam Diam, TKW tetap berangkat Ke Arab

Diam Diam, TKW tetap berangkat Ke Arab

oleh: pus_ku     Pengarang : ( yup )
ª
 
Banyak tenaga kerja wanita dari indonesia yang mengalami kekerasan di arab saudi tidak menyurutkan minat para calon TKW.lainya. adanya TKW yang dihukum pancung juga tidak menyiutkan nyali pergi kesana.
Bahkan keputusan pemerintah melakukan penghentian sementara pengiriman tenaga kerja indonesia ke arab saudi terjitung dari tanggal 1 agustus 2011, juga tidak digubris.
diam diam , masih banyak TKW yang berangkat ke arab. terbukti dari puluhan TKW yang antri di pintu keberangkatan luar negeri menuju arab saudi di bandara soekarno hatta, sabtu (6/8).
seseorang perempuan berjilbab bernama mudhirah binti dahuri mengaku akan dikirim ke arab saudi. saya cuma ikuti kata sponsor saja," katanya kepada tribunnews.com, kemarin. Ia juga memperlihatkan kartu tanda bukti bekerja berwarna merah putih. ratusan calon TKW yang antre di gerbang kemarin mengenakan jilbab dan membawa tas.
saat ditanya mengapa memilih arab saudi, mudhirah cuma tersenyum.'saya tidak tau mbak, saya juga tidak tau mau naik pesawat apa." katanya lugu. seseorang lelaki berperawakan kecil tampak mengatur perempuan yang rata rata terlihat berusia 30 an hingga 40 an tahun itu.

CSR perusahaan

Rupanya kebijakan pemerintah, dalam hal ini menteri tenaga kerja dan transmigrasi ( Menakertrans ) Muhaimin Iskandar, melakukan moratorium pengiriman TKI ke arab saudi mulai tanggal 1 agustus 2011 tidak dihiraukan.
Pasalnya, nota kesepahaman ( Mou ) antara pemerintah indonesia dan arab saudi di perkirakan baru bisa terlaksanakan akhir tahun nanti. " tanggal 1 Agustus, kami secara resmi melarang semua calon pekerja di bidang PRT untuk bekerja di arab saudi. " kata Menakertrans, jumat (29/7 ) silam.
Dikatan Muhaimin, para calon pekerja yang berencana pergi ke arab saudi harus segera membatalkan dan mengambil jalur lain. Berdasarkan Data Badan Nasional Pengawasan dan penempatan tenaga kerja Indonesia (BNP2TK). Indonesia mendirim sekitar 400.000 TKI PRT keseluruh negara. Dari total TKI PRT tersebut, sekitar 15.000 hingga 20.000 diantaranya dikirim ke arab saudi setiap bulannya.
untuk menampung para calon TKI tersebut, pemerintah meminta perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik
Negara ( BUMN ) untuk mengalokasi kan dana corporate social responsibility (CSR). contohnya, perusahaan BUMN yang bergerak di bidang makanan dan minuman dapat memberdayakan calon TKI di bidang produksi makanan atau kewirausahaan melalui dana CSR. beitu pula dengan perusahaan yang bergerak dibidang kerajinan, dapat memperdayakan untuk membuat kerajinan.

Cerita Duka
Selama ini, cerita duka tentang TKW di arab saudi sudah cukup banyak. Terakhir TKW ernawati pulang dalam keadaan tak bernyawa, awal pekan ini. Jenazah TKW Asal Kudus, jawa tengah.itu tiba di tanah air, selasa (2/8 )
ernawati di kabarkan tewas pada 10 februari 2011 lalu diarab saudi. Ia meninggal setelah dirawat Rumah Sakit lantaran di duga dianiaya majikannya.namun informasi yang dikeluarkan KBRI diaran saudi menyebut, ernawati meninggla karena minum racun tikus.
setiba di tanah air. jenajah ernawati pun akhirnya diotopsi di rumah sakit cipta mangun kusumah. anak kesembilan dari 11 bersaudara buah pernikahan antara sujono dan sukairi itu kembali itu diotopsi karena ingin mengetahui penyebab kematiaannya.
sebelum ernawati, ada TKW ruyati yang di hukum pancung di arab saudi pada sabtu 18 juni 2011 . pemancungan ruyati sangat mengagetkan karena tanpa pengetahuan sebelumnya. Keluarga korban yang tinggal di bekasi, jawa barat. baru mendapay kabar setelah eksekusi mati dilakukan.
ruyati di hukum pancung karena dituduh terlibat didalam pembunuhan istri majikannya , khariyah binti hamid mijlid, pada tganggal 12 Januari 2010. dalam pengadilan tingkat pertama di mahkamah Am pada 3 Dan10 Mei 2010
ruyati mengakui membunuh korban setelah bertengkar akibat kedinginannya pulang ke tanah air tidak di kabulkan.
pengadilan di mahkamah Tamyiz pun akhirnya mengesahkan hukuman qishash ( mati ) bagi ruyati pada 14/07/2010. keputusan mahkamah tamyiz di perkuat oleh agung arab saudi. Pemerintah RI melalui konsulat Jendral RI di jeddah telah mengupayakan pe maafan dari ahli waris melalui kewenangan lembaga pemaafan negara itu, namun ahli waris menolak memberi maaf. hukuman pancung pun dilaksanakan.
Apa pun alasannya, pemancung ruyati mengingatkan semua pihak tentang perlindungan hukum bagi TKI di luar negeri.apa lagi menurut Migran t Care, masih ada 26 TKI lain di arab saudi yang juga telah divonis mati pengadilan setempat.
saat ini jumlah TKI di arab saudi sekira 1,5 juta orang. dari jumlah itu, sekitar 90 persen diantaranya adalah TKI yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga atau supir pribadi yang bekerja pada majikan perorangan. kelompok inilah yang rentan penganiayaan.
Diterbitkan di: 08 Agustus, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.