Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hukum & Politik>Hukum Internasional>Pengertian Hukum Internasional Oleh Para Ahli

Pengertian Hukum Internasional Oleh Para Ahli

oleh: pascodagama    
ª
 
  • Pengertian hukum internasional oleh para ahli merupakan definisi yang dikemukakan oleh para ilmuwan pengkaji hubungan internasional yang berkaitan dengan hukum-hukum internasional. Melalui pendapat mereka kita bisa melihat dan membandingkan antara pendapat yang satu dengan yang lain, sehingga kita bisa memahami apa itu hukum internasional.

    Mengkaji hukum internasional tidak akan lepas dari realita hubungan internasional. Dalam hubungan internasional, antar negara satu dengan yang lain akan diikat oleh seperangkat asas-asas atau aturan yang menjadi landasan hubungan antar negara tersebut. Jika salah satu negara melanggar asas-asas yang telah di sepakati bersama, akan membuat negara tersebut terkena sangsi oleh komunitas internasional.

    Pengertian hukum internasional oleh para ahli, diuraikan sebagai berikut:
    • Prof. Joseph Gabriel Starke atau dikenal juga dengan J.G Starke (Pengantar hukum Internasional Jilid I, Edisi kesepuluh, Sinar Grafika, Jakarta, 2000).
    Prof. J.G Starke mengemukakan bahwa, hukum internasional dapat dirumuskan sebagai sekumpulan hukum (body of law) yang sebagian besar terdiri dari asas-asas dan karena itu biasanya ditaati dalam hubungan antara negara-negara satu sama lain, yang juga meliputi:
    1. Peraturan-peraturan hukum mengenai pelaksanaan fungsi lembaga-lembaga dan organisasi-organisasi itu masing-masing serta hubungannya dengan negara-negara dan individu-individu.
    2. Peraturan-peraturan hukum tersebut mengenai individu-individu dan kesatuan-kesatuan bukan negara, sepanjang hak-hak atau kewajiban-kewajiban individu dan kesatuan itu merupakan masalah persekutuan internasional.
    • Prof. Dr, Mochtar Kusumaatmadja (Pengantar Hukum Internasional, Bina Cipta, Bandung 1990, Hal 1).
    Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja berpendapat bahwa, Hukum internasional ialah keseluruhan kaidah dan asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas negara antara; negara dengan negara dan negara dengan subjek hukum lain bukan negara atau subjek bukan negara, satu sama lain.
    • Prof. Ivan Anthony Shearer atau dikenal juga dengan Ivan A. Shearer.
    Prof. Ivan A. Shearer mengemukakan bahwa hukum internasional adalah sekumpulan peraturan hukum yang sebagian besar mengatur tentang prinsip-prinsip dan aturan-aturan yang harus di patuhi oleh negara-negara (subjek hukum internasional) dan hubungannya satu sama lain, yang juga meliputi :
    1. Aturan-aturan hukum yang berhubungan dengan fungsi-fungsi institusi atau organisasi-organisasi, hubungan diantara institusi dan organisasi-organisasi tersebut dengan negara dan individu-individu.
    2. Aturan-aturan hukum tertentu yang berhubungan dengan individu-individu yang menjadi perhatian komunitas internasional selain entitas negara.
    • Lassa Francis Lawrence Oppenheim atau dikenal dengan Oppenheim.
    Membedakan hukum internasional menjadi dua:
    1. Hukum Perdata Internasional (Private International Law), Yaitu hukum internasional yang mengatur hubungan hukum antara warga negara suatu negara dengan warga negara dari negara lain (hukum antar bangsa), Misalkan: Hukum sewa menyewa, mengurus kekayaan di negara lain.
    2. Hukum publik internasional (Public International Law), Yaitu hukum internasional yang mengatur negara yang satu dengan negara yang lain dalam hubungan internasional (hukum antar bangsa), misalkan: Hukum diplomatik dan konsuler, hukum perang, hukum damai.
    • Hugo Grotius atau dikenal juga dengan Hugo de Groot. (De jure belli ac pacis libri tres-On the law of war and peace, 1625)
    Hugo mengemukakan bahwa hukum dan hubungan internasional didasarkan pada kemauan bebas atau hukum alam dan persetujuan beberapa atau semua negara. Ini ditujukan demi kepentingan bersama dari mereka yang menyatakan diri di dalamnya.
    • Rebecca M Wallace (International law: A Student Introduction).
    Wallace berpendapat, bahwa hukum internasional merupakan peraturan-peraturan dan norma-norma yang mengatur tindakan negara-negara dan kesatuan lain yang pada suatu saat diakui mempunyai kepribadian internasional, seperti organisasi internasional dan individu, dalam hal hubungan satu dengan lainnya.
    • Prof. Dr. R .Wirjono Prodjodikoro, SH (Azas-azas Hukum Publik Internasional).
    Wirjono berpendapat yang dimaksud dengan hukum internasional, adalah hukum yang mengatur perhubungan hukum antar berbagai bangsa di berbagai negara.
    • Menurut Kamus Hubungan Internasional yang di susun oleh Jack.C Plano dan Roy Olton, penerjemah Drs. Wawan Juanda, (Kamus Hubungan Internasional, Putra A Bardin,1999, hal 228).
    Hukum internasional (International Law) adalah sistem kaidah mengenai hak dan kewajiban negara dalam hal hubungan timbal-balik di antara mereka. Hukum internasional didasarkan pada konsep kesetaraan kedaulatan negara serta kesepakatan diantara mereka.
  • Diterbitkan di: 26 Januari, 2013   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    1. Menjawab   Pertanyaan  :    sangat lengkap, wow thanks. Lihat semua
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .