Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hukum & Politik>Hukum Pidana>Pidana pembunuhan dan sanksi hukumannya menurut hukum Islam

Pidana pembunuhan dan sanksi hukumannya menurut hukum Islam

oleh: Rajasukses     Pengarang : aliyah
ª
 

Menurut Adam Chazawi kejahatan terhadap nyawa yang dilakukan
dengan sengaja disebut atau diberi kualifikasi sebagai pembunuhan, yang
terdiri dari:
a. Pembunuhan biasa dalam bentuk pokok (doodslag 338)
b. Pembunuhan yang diikuti, disertai atau atau didahului tindak pidana lain
(339)
c. Pembunuhan berencana (mood 340)
d. Pembunuhan ibu terhadap bayinya pada saat atau tidak lama setelah
dilahirkan (341, 342, 343)
e. Pembunuhan permintahan korban (344)
f. Penganjuran pertolongan pada bunuh diri (345)
g. Pengguguran dan pembunuhan terhadap kandungan (346-349)
Yang termasuk dalam pembunuhan ini adalah dari tujuh poin ini, yaitu
poin kesatu, kedua, dan ketiga, dimana kejahatan yang dilakukan dengan
disengaja (pembunuhan) dalam bentuk pokok, dimuat dalam pasal 338 yang
rumusannya adalah: “Barang siapa dengan sengaja menghilangkan nyawa
orang dipidana karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima
belas tahun”.
Rumusan pasal 338 ini dengan menyebut unsur tingkah laku sebagai
“menghilangkan nyawa” orang lain, menunjukkan bahwa kejahatan
pembunuhan adalah suatu tindak pidana materiil. Sedangkan perbuatan
menhilangkan nyawa dirumuskan dalam bentuk aktif dan abstrak.
Dalam pasal 340 disini adalah pembunuhan yang paling berat ancaman
pidananya dari seuruh bentuk kejahatan tehadap nyawa manusia yang
berbunyi:“Barang siapa dengan sengaja membunuh dengan rencana telebih
dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dipidana karena
pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana
penjara seumur hidup atau selama tertentu, paling lama dua puluh
tahun”
Rumusan ini terdiri dari dua unsur
a. Unsur subyektif
b. Unsur objektif
Pembunuhan berencana ini terdiri dari pembunuhan dalam arti pasal
338 ditambah dengan adanya unsur dengan rencana terlebih dahulu. Lebih
berat ancaman pidana pada pembunuhan berencana, jika dibandingkan
dengan pembunuhan dalam pasal 338 maupun 339.
Diterbitkan di: 02 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.