Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hukum & Politik>Hukum Dagang>Perusahaan PERSEORANGAN ATAU USAHA DAGANG (UD)

Perusahaan PERSEORANGAN ATAU USAHA DAGANG (UD)

oleh: profesionalwritter     Pengarang : eko marwanto
ª
 
PERUSAHAAN PERSEORANGAN ATAU USAHA DAGANG (UD)

Perusahaan perseorangan atau biasa juga dikenal dengan usaha dagang (UD), merupakan bentuk usaha yang paling sederhana karena pengusahanya hanya satu orang, yang di maksud dalam pengusaha disini adalah orang yang memiliki perusahaan.
Sumber hokum dalam usaha dagang ini adalah kebiasaan dan yurisprudensi, karena belum terdapat pengaturan yang resmi dalam suatu undang-undang yang khusus mengatur tentang usaha dagang, Namun dalam praktek usahanya di masyarakat telah diakui keberadaannya.
Tata cara pendirian usaha dagang ini sangat sederhana, tidak ada keharusan dalam bentuk tertulis atau dengan akta notaris. Dalam pendiriannya diserahkan kepada pengusahanya, mau didirikan secara lisan, dibawah tangan, atau dengan akta notaris.
Adapun kewajiban hokum yang harus dilakukan pengusaha supaya dapat beroperasi dilapangan adalah sebagai berikut :
- Memperoleh tanda daftar perusahaan(TDP) pada departemen perindustrian dan perdagangan (dalam hal ini untuk perusahaan dagang, boleh di daftarkan boleh juga tidak).
- Memperoleh surat izin usaha perdagangan (SIUP) atau surat izin usaha industry, sesuai dengan bidang usahanya pada departemen perindustrian dan perdagangan.
- Memperoleh surat izin tempat usaha (SITU) dari pemerintah daerah setempat.
- Memperoleh izin berdasarkan uu gangguan. Misalkan dari hasil studi analisa dampak lingkungan, perusahaan dapat beroperasi atau tidak di lingkungan tersebut.
Tanggung jawab Perusahaan dagang adalah :
Perusahaan yang mendirikan usaha dagang bertanggung jawab secara pribadi terhadap segala resiko usaha & terhadap pihak kreditur perusahaa.
Tanggung jawabnya melekat dengan seluruh kekayaan atau hak milik pribadi, yang ada pada pengusaha, tidak ada pemisah antara harta perusahaan dengan harta kekayaan pribadi (pasal 1131 KUHPDT)

Diterbitkan di: 23 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah UD wajib memiliki npwp? npwp perusahaan seperti CV atau PT Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana tentang permodalan dan pembagian modal????? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah boleh UD melakukan usaha dengan memberikan pinjaman kepada kreditur dengan jaminan BPKB Mobil dan mengenakan si kreditur dengan bunga yang cukup besar yaitu 4 %...? terima kasih sebelumnya... Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Bisakah UD ini berjualan untuk ekspor? Terima kasih sebelumnya ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    ga tau ya 15 Oktober 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ada yang pernah tau tentang TDI ( Tanda Dagang Industri) tolong penjelasannya dan bagaimana cara membuatnya. Thx Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana cara mendapatkan uu gsnggusn,,, apa saja persyaratannya??? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    saya masih bingung antara PD dan UD. dari beberapa penjelasan yang saya baca kurang lebih sama. Dimanakah bedanya. Terimakasih. Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.