Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hukum & Politik>Hukum Pemerintahan>Uu kewenangan Bagian perekonomian dalam cukai rokok

Uu kewenangan Bagian perekonomian dalam cukai rokok

oleh: ayahenawal     Pengarang : mine
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman";}

Wilayah Bagian Perekonomian

Sementara itu Bagian Perekonomian Kota Salatiga dalam tupoksinya untuk kiprahnya di urusan cukai adalah berdasarkan pada undang-undang. Beberapa dasar hukum yang dipakai adalah: pertama, U NO. 39/2007 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 1995 Tentang Cukai, kedua, PERMENKEU NO. 20/PMK.07/2009 Tentang Perubahan Atas Permenkeu No. 84/PMK.07/2008 Tentang Penggunaan DBHCHT Dan Sanksi Atas Penyalahgunaan Alokasi DBHCHT, ketiga, PERGUB JATENG NOMOR 9 TAHUN 2009 Tentang Pedoman Pengelolaan DBHCHT di PROV. JATENG, ke empat, PERGUB JATENG NO. 10 TAHUN 2009 Tentang DBHCHT BAGIAN PEMERINTAH PROV. JATENG DAN PEMERINTAH KAB/KOTA DI JATENG TA. 2009 dan keempat, PERWALI KOTA SALATIGA NOMOR 20 TAHUN 2009 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengelolaan DBHCHT Kota Salatiga Tahun 2009.

Sesuai dengan UU NO. 39/2007 Pasal 5, Barang kena cukai berupa hasil tembakau dikenai cukai berdasarkan tarif paling tinggi : 275 % harga jual pabrik dan 57 % harga jual eceran. Pasal 66 A: Penerimaan negara dari cukai hasil tembakau dibagikan kepada provinsi sebesar 2 % untuk kegiatan: Peningkatan kualitas bahan baku, Pembinaan industri, Pembinaan lingkungan social, Sosialisasi ketentuan bidang Cukai, dan Pemberantasan barang kena cukai.

Sedangkan alokasi dana untuk tahun 2008 sebesar Rp. 448.558.471,- dan realisasinyasebesar Rp. 299.058.980,-. Kemudian pada tahun 2009 ini Kota salatiga untuk penetapan sebesar Rp. 3.354.690.119,- sedangkat pada perubahan anggaran sebesar Rp. 3.905.353.769,-.

Pembagian DBHCHT dilakukan dengan persetujuan Menkeu dengan komposisi : 30 % untuk Provinsi Penghasil, 40 % untuk Kab/Kota penghasil dan 30 % untuk Kab/Kota lainnya.

PERMENKEU NO. 20/PMK.07/2009 PASAL 7, untuk pembinaan lingkungan sosial meliputi : Penguatan ekonomi masyarakat di lingkungan industri hasil tembakau dalam rangka pengentasan kemiskinan mengurangi pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dilaksanakan antara lain melalui bantuan permodalan dan produksi.

Adapun dalam PERWALI KOTA SALATIGA NO. 20 TAHUN 2009 PASAL 3 DBHCHT KOTA SALATIGA digunakan untuk : pertama, Pembinaan industri, kedua, Pembinaan lingkungan social. Ketiga, Sosialisasi ketentuan bidang cukai dan keempat. Pemberantasan barang kena cukai.

Prioritas Pembangunan Kota Salatiga Tahun 2009 adalah: pertama, Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat meliputi penanganan pengangguran, kemiskinan, dan pelayanan dasar ( kesehatan, pendidikan, infrastruktur). Kedua, Pembangunan ekonomi melalui penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan daya saing daerah, meliputi peningkatan ekspor non migas, peningkatan investasi, revitalisasi pertanian, pariwisata, dan UMKM serta didukung infrastruktur yang memadai. Ketiga, Peningkatan Kualitas pelayanan publik, meliputi peningkatan sistem pelayanan, sarana prasarana, regulasi, partisipasi dan kelembagaan masyarakat, SDM, dan kelembagaan aparatur.

Kempat, Peningkatan kualitas pemerintahan daerah meliputi peningkatan sistem pelayanan, sarana prasarana, regulasi, partisipasi dan kelambagaan masyarakat, SDM, kelembagan aparatur dan pengawasan. Kelima, Pembangunan politik, penegakan hukum, peningkatan kamtibmas.

Keenam, Pembangunan pemuda dan olah raga serta peningkatan peranan perempuan dan perlindungan masyarakat dan ketujuh, Pembangunan SDA dan Lingkungan yang berkelanjutan meliputi pengendalian pencemaran ekosistem.

Dan terakhir daftar kegiatan DBHCHT Kota Salatiga tahun 2009 diperuntukkan: Pembinaan IKM dalam memperkuat jaringan kluster, Pengembangan sistim inovasi teknologi industri, Pembinaan lingkungan social, Penguatan kemampuan berbasis teknologi, Pembangunan halte bus, Penyuluhan penciptaan lingkungan sehat, Pengembangan media promosi dan informasi sadar hidup sehat, Pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas dan jaringannya.

Selain itu juga untuk: Pengembangan kelembagaan produktifitas dan pelatihan kewirausahaan, Penyebarluasan informasi pendidikan dasar, Pengadaan peralatan pemantau udara, Fasilitasi sosialisasi peraturan perundang-undangan, Penyebarluasan informasi yang bersifat penyuluhan bagi masyarakat dan Pemberantasan barang kena cukai ilegal
Diterbitkan di: 28 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.