Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pengertian Sumber Hukum

oleh: RizqiLancar     Pengarang: Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie; S.H.
ª
 

Apakah yang dimaksud dengan “sumber hukum”?
Dalam bahasa Inggris, sumber hukum itu disebut source
of law. Perkataan “sumber hukum” itu sebenarnya ber-
beda dari perkataan “dasar hukum”, “landasan hukum”,
ataupun “payung hukum”. Dasar hukum ataupun landa-
san hukum adalah legal basis atau legal ground, yaitu
norma hukum yang mendasari suatu tindakan atau
perbuatan hukum tertentu sehingga dapat dianggap sah
atau dapat dibenarkan secara hukum. Sedangkan, perka-
taan “sumber hukum” lebih menunjuk kepada penger-
tian tempat dari mana asal-muasal suatu nilai atau nor-
ma tertentu berasal.
Dalam Pasal 1 Ketetapan MPR No. III/MPR/ 2000
ditentukan bahwa: 213 (1) Sumber hukum adalah sumber
yang dijadikan bahan untuk penyusunan peraturan per-
undang-undangan; (2) Sumber hukum terdiri atas sum-
ber hukum tertulis dan sumber hukum tidak tertulis; (3)
Sumber hukum dasar nasional adalah (i) Pancasila seba-
gaimana yang tertulis dalam Pembukaan UUD 1945,
yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang
Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan
yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam per-
musyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan

suatu Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan
(ii) batang tubuh Undang-Undang Dasar 1945.
Akan tetapi, dalam pandangan Hans Kelsen dalam
bukunya “General Theory of Law and State”, istilah
sumber hukum itu (sources of law) dapat mengandung
banyak pengertian, karena sifatnya yang figurative and
highly ambiguous.214 Pertama, yang lazimnya dipahami
sebagai sources of law ada 2 (dua) macam, yaitu custom
dan statute. Oleh karena itu, sources of law biasa dipa-
hami sebagai a method of creating law, custom, and
legislation, yaitu customary and statutory creation of
law.
Kedua, sources of law juga dapat dikaitkan dengan
cara untuk menilai alasan atau the reason for the validity
of law. Semua norma yang lebih tinggi merupakan sum-
ber hukum bagi norma hukum yang lebih rendah. Oleh
karena itu, pengertian sumber hukum (sources of law)
itu identik dengan hukum itu sendiri (the source of law
is always itself law).215
Ketiga, sources of law juga dipakai untuk hal-hal
yang bersifat non-juridis, seperti norma moral, etika,
prinsip-prinsip politik, ataupun pendapat para ahli, dan
sebagainya yang dapat mempengaruhi pembentukan
suatu norma hukum, sehingga dapat pula disebut sebagai
sumber hukum atau the sources of the law.
Nilai dan norma agama dapat pula dikatakan
menjadi sumber yang penting bagi terbentuknya nilai
dan norma etika dalam kehidupan bermasyarakat, se-
mentara nilai-nilai dan norma etika itu menjadi sumber
bagi proses terbentuknya norma hukum yang dikukuh-
kan atau dipositifkan oleh kekuasaan negara. Dalam di-
namika kehidupan bermasyarakat, ketiga jenis nilai dan
norma itu pada pokoknya sama-sama berfungsi sebagai sarana pengendalian dan sekaligus sistem referensi me-
ngenai perilaku ideal dalam setiap tatanan sosial (social
order). Sebab, jika ketiga jenis norma tersebut saling me-
nunjang, maka ketiga sistem referensi perilaku itu dapat
bekerja secara simultan dan saling mendukung.
Akan tetapi, jika ketiganya saling bersitegang atau
saling bersaing satu sama lain, niscaya akan timbul kon-
flik antar norma yang justru tidak sehat bagi ketiga sis-
tem norma itu sendiri. Jika demikian, maka pada giliran-
nya fungsi ketiga jenis norma itu dalam menuntun ma-
nusia ke arah perilaku ideal tidak akan bekerja dengan
efektif. Oleh karena itu, ketiganya harus dapat saling
mengisi satu sama lain secara sinergis. Norma etika da-
pat menjadi sumber nilai bagi norma hukum, sementara
norma agama dapat menjadi sumber bagi norma etika.
Dalam konteks ini, pengertian sumber dapat dikatakan
sebagai tempat dari mana sesuatu nilai atau norma
berasal

Diterbitkan di: 07 Maret, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    hmm Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa sumber norma agama? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.