Kebebasan pers dan demokrasi Sebelum masa demokrasi, suatu surat kabar hanya dapat diterbitkan jika
memperoleh SIUPP terlebih dahulu. Namun , ketika masa reformasi, kebebasan pers
mulai dinikmati masyarakat. Ijin terbit lebih mudah diperoleh dan terbuak bagi
masyarakat tanpa diskriminasi. Meski demikian maraknya penerbitan pers juga
menimbulkan pendapat yang pro dan kontrA. Ini disebabkan oleh beberapa
faktor seperti masyarakat dan pemerintah yang terbiassa dengan pola lama. Faktor lainnya ialah kenyataan
bahwa periode pertama pers bebas lebih meningkatkna kualitas media massa yang
hidup dalam udara baru kebebasan.
Dalam sistem orde lama dan orde baru pemerintah bersikap represif, menekan
rakyat sehingga bukan hanya sekadar kedaulatan rakyat dan asas hukum tidak
berjalan, tetapi juga dasar-dasar dan nilai-nilainya yang hakiki seperti
maratabat
manusia dan
hak asasi.
Jika perubahan 1998/1999 lewat gerakan reformasi memiliki komitmen
prodemokrasi, promartabat dan hak-hak asai manusia, prokesejahteraan rakyat,
hal itu disebabkan oleh telah lahirnya dalam masyarakat indonesia lapisan
terdidik yang lebih luas. Ada faktor-faktor lain, di antara nya yang tidak
kecil peranan dan pengaruhnya, semakin terintegrasinya perikehidupan Indonesia
dengan masyarakat global melalui jaringan ekonomi, informasi, pertukaran ide,
dan pengalaman. Proses itu sangat intensif dan transparan sehingga semakin kuat
pengaruh interaksinya.
Kemajuan di bidang ekonomi, sekaligus diburamkan oleh ketidakadilan sosial
yang disebabkan oleh praktik KKN. Esensinya yaitu disalahgunakna kekuasaan damn
ketidakaadilan sosial menyebabkan gerakan reformasi sistem dan pemerintah
demokrasi untuk mewujudkan kesejahteraan mayarakat.
Pers independen tidak seharusnya memiliki kepentingan partisan dan ikut
berpolitik praktis.Sebagai salah satu penjaga kepentingan dan kesejateraan
bersama. Masyarakat pers harus lebih leluasa membangun jrembatan dan forum
komunikasi.
Sosisalisasi yang sering diistilahkan edukasi, merupakan fungsi pers pula.
Sosialisasi amat penting fungsinya karena masyarakat hidup dalam jaman
informasi. Sosialisasi ide,visi, agenda, komitmen sangatlah mendesak. Misalnya,
setiap orang berbicara tentang demokrasi, apa bentuk dan formatnya.
Demokrasi mempunyai prinsip pokok yakni martabat manusia dan hak-hak asasi
manusia yang dihormati dan dilindungi tanpa diskriminasi. Demokrsai juga
mempunyai hak –hak sipil yang dijamin secara konstitusional, seperti hak
kebebasan, hak milik dan persamaaan di depan hukum
Abstrak lain tentang Kebebasan Pers Dan Demokrasi