Halaman Utama Shvoong > Hukum & Politik > Kondisi kelas pekerja Amerika yang semakin memburuk

.

Kondisi kelas pekerja Amerika yang semakin memburuk

Pengarang : Nick Beams
Ringkasan oleh : NasrulAzwar
Kunjungan : 19  kata: 600   Diterbitkan di: Februari 28, 2008
Presiden Amerika Serikat Bill Clinton, dalam pidato di depan Detroit Economic Club pada awal bulan Januari 1999, menyambut baik berita mengenai penurunan pengangguran, dengan menyatakan bahwa keadaan ekonomi saat ini seperti "gelombang pasang naik yang sedang mengangkat semua kapal".
Kondisi dari kelas pekerja Amerika selama 1998-99 (The State of Working America 1998-99), yang terakhir dari publikasi Institut Kebijaksanaan Ekonomi dalam seri dua tahunannya, menunjukkan bahwa tidak hanya kecenderungan-kecenderungan yang berkembang di tahun 1980an telah terus berlanjut, tetapi kejahatan sosial baru telah juga berkembang.
Kenyataan ekonomi yang dihadapi keluarga-keluarga Amerika pada umumnya dalam tahun 1990an, menyangkut bertambahnya waktu kerja, menurunnya atau tidak berubahnya penghasilan, dan pekerjaan-pekerjaan yang tidak terjamin dan menawarkan keuntungan yang lebih kecil. "Kelompok-kelompok pekerja baru telah mengalami penurunan-penurunan upah pada tahun 1990an, termasuk sarjana-sarjana baru dan banyak, pekerja-pekerja teknologi informasi, dan karyawan-karyawan kantor (pekerja berkerah putih) lainnya. Pekerja wanita pada posisi menengah dan menengah atas dalam distribusi upah, yang upah nyatanya naik secara menyolok pada tahun 1980an, telah mengalami perlambatan kenaikan upah secara tajam pada tahun 1990an."
Pada tahun 1965, CEO pada umumnya mendapat penghasilan 20 kali lipat dari pekerja produksi pada umumnya, pada tahun 1989 perbandingan itu telah naik menjadi 56 kali lipat, lalu semakin menanjak pada tahun 1997 menjadi 116 kali lipat. Salah satu faktor dari pertumbuhan upah yang lambat adalah pertambahan dari keuntungan perusahaan pada tahun 1990an. Bila pertumbuhan keuntungan berjalan pada tingkat normal secara historis selama tahun 1990an, maka kompensasi per-jam (upah ditambah keuntungan) pada tahun 1997, dapat menjadi sekitar 7 persen lebih tinggi dari yang sebenarnya terjadi.
 Menurut proyeksi yang dilakukan oleh studi itu, bagian kekayaan dari kalangan 1 persen paling atas dari populasi bertambah dari 37,4 persen di tahun 1989 menjadi 39,1 persen di tahun 1997. Dalam waktu yang sama, bagian kekayaan yang dimiliki oleh kalangan menengah yang sekitar seperlima dari populasi turun dari 4,8 persen menjadi 4,4 persen. Pada kenyataannya, setelah dilakukan penyesuaian untuk inflasi, strata menengah Amerika ini melihat kekayaannya turun 3 persen, secara utama disebabkan oleh bertambahnya kondisi berhutang. Pada bagian bawah dari skala, proporsi kalangan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan nol atau minus (keluarga-keluarga yang memiliki hutang lebih dari yang mereka miliki) bertambah dari 15,5 persen menjadi 18,5 persen. Angka kemiskinan juga meningkat pada kurun waktu 1990an. Angka kemiskinan 13,7 persen pada 1996 naik dari 12,8 persen di tahun 1989. Lebih dari satu dari lima anak-anak (20,5 persen) hidup dalam kemiskinan di tahun 1996, naik dari 19,6 persen di tahun 1989 dan 16,4 persen di tahun 1979.
Proporsi pekerja yang bekerja dalam pekerjaan yang berjangka panjang (sekitar sedikitnya selama 10 tahun) menurun dari 41 persen di tahun 1979 menjadi 35,4 persen di tahun 1996. Sebagian besar dari penurunan dimulai semenjak akhir tahun 1980an. Pekerja-pekerja yang di-PHK mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan, sepertiga dari yang yang diwawancarai masih tidak memiliki pekerjaan untuk 1 sampai 3 tahun setelah PHK. Mereka yang mendapatkan pekerjaan, menerima upah rata-rata 13 persen lebih rendah dari pekerjaan sebelumnya, sementara sekitar seperempat dari mereka tidak lagi menerima asuransi kesehatan yang diberikan oleh perusahaan. Pekerjaan makin lama makin menjadi tak menentu--hampir 30 persen dari bekerja dalam pekerjaan yang tak dapat digambarkan sebagai pekerjaan yang tetap. Proces ini dicerminkan dalam statistik yang lain yaitu: proporsi para pekerja yang bekerja melalui badan-badan bantuan sementara, meningkat dari 1,3 persen di tahun 1989 menjadi 2,4 persen di tahun 1997.Bagaimanakah ekonomi era informasi yang baru ini dapat diharapkan untuk mengangkat seluruh upah kami, jika ekonomi tersebut tidak dapat melakukannya untuk karyawan kantor, sarjana baru yang bekerja dalam pekerjaan-pekerjaan teknik, yang dapat dianggap sebagai kalangan yang berpendidikan terbaik, paling mengerti komputer, dan segmen paling fleksibel dari tenaga kerja kita?"



Abstrak lain tentang Kondisi kelas pekerja Amerika yang semakin memburuk
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------