• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Hukum & Politik>Penangkapan Abdullah Ocalan: Apa yang terjadi kepada hak suaka?

.

Penangkapan Abdullah Ocalan: Apa yang terjadi kepada hak suaka?

oleh : NasrulAzwar    

Pengarang : Dewan Redaktur WSWS
Penculikan Abdullah Ocalan, pemimpin Partai Pekerja Kurdistan (Workers Party of Kurdistan-PKK), adalah sebuah serangan terhadap
masyarakat Kurdi yang harus secara tegas dicela dan dikutuk oleh kaum pekerja dan setiap orang yang menaruh perhatian kepada perlindungan atas hak-hak demokrasi Pemburuan Ocalan hampir oleh setiap pemerintah di Eropa, atas perintah Amerika Serikat dan rejim reaksionernya di Ankara, bukan hanya bersifat munafik tetapi juga kejam. Tidak ada seorangpun yang mempelajari keadaan yang melingkungi penculikan Ocalan di Kenya yang tidak menjadi gusar terhadap sinisme dan kelicikan dari pemerintah-pemerintah yang berfungsi sebagai kaki tangan para tukang gantung rakyat Kurdi yang berkebangsaan Turki.
Negara itu telah bertahun-tahun melakukan serangan yang menyebabkan kematian rakyat Kurdi yang hidup dalam perbatasannya, dan berulang-ulang memperluas perangnya ke penduduk Kurdi di Irak utara. Ocalan adalah pemimpin gerakan nasionalis burjuis yang terlibat dalam sebuah perang saudara. Usaha untuk menggambarkan rejim Turki sebagai korban demokratik dari seorang teroris yang jahat patut ditertawakan. Meskipun pers Barat yang telah diteliti secara politis telah memuat laporan-laporan tentang tawaran-tawaran oleh Ocalan yang berulang-kali mengusulkan perundingan-perundingan dengan pemerintah Turki, yang semuanya telah dikesampingkan.
Sama sekali tidak diungkapkan kondisi-kondisi buruk di bawah yang mana orang-orang Kurdi dipaksa untuk hidup, lebih pula tentang siapa yang bertanggungjawab untuk kondisi-kondisi ini. Tidak ada perbedaan yang dibuat antara sebuah gerakan yang menarik dukungan rakyat jelata, dan para elit ekonomi dan politik yang memaksakan penindasan mereka.
Ada sebuah hubungan langsung, jika tidak dibicarakan secara terbuka, antara pemburuan Ocalan yang kejam dan rencana-rencana Amerika Serikat dan Turki untuk membangun sebuah saluran pipa minyak dari daerah kaya minyak tanah Kaspia ke Mediterania yang akan melintang melewati Turki bagian Tenggara yang didiami orang-orang Kurdi. Riwayat terorisme internarnational Washington Hal kedua dan yang lebih mendasar adalah pemerintah Amerika Serikat merupakan pemerintah terakhir di dunia yang dapat mengajarkan tentang jahatnya terorisme. Amerika Serikat mempunyai sebuah catatan yang panjang dan berdarah atas pembiayaan, pelatihan dan pengawasan pembunuh-pembunuh profesional yang menterorisir orang-orang di seluruh dunia. Washington bertanggungjawah untuk pembunuhan massal yang dijalankan oleh tentara-tentara sewaan dan regu-regu penembak mati di setiap negara di Amerika Tengah.
Mereka semua merupakan bagian dari galeri foto-foto penjahat yang terdiri dari pemerintah-pemerintah demokratis sosial dan pemerintah-pemerintah "kiri" yang mungkin secara tepat dapat dinamakan sebuah front gabungan penindasan. Assad dari Suriah, mantan pemimpin Front Penolakan (Rejectionist Front), mengalah di bawah tekanan AS dan Turki dan mengusir Ocalan pada bulan Oktober lalu. Pemimpin PKK tersebut telah berdiam di Damascus sejak 1980. Ocalan melarikan diri ke Rusia, yang seharusnya sebuah demokrasi dalam proses pembangunan, yang menolak hak suakanya. Di bulan November ia mengambil perlindungan di Roma, dimana ia sekali lagi memohon untuk hak suaka.
Rantaian peristiwa yang tercela ini memberikan sebuah gambaran integrasi yang sempurna berbagai rejim burjuis nasionalis, ex-Stalinis dan pemimpin-pemimpin dan partai-partai demokratis sosial ke dalam aparatus politik dan inteligensia AS dan imperialis dunia. Pelanggaran menyolok sebuah hak demokrasi dasar ini, yaitu hak suaka, harus dianggap sebagai sebuah peringatan oleh kaum pekerja seluruh dunia.
Diterbitkan di: Februari 28, 2008
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.