Halaman Utama Shvoong > Hukum & Politik > Jangan Ada Dusta Di antara Kita

.

Jangan Ada Dusta Di antara Kita

Pengarang : Khayun Ahmad Noer
Ringkasan oleh : Wijayandaru
Kunjungan : 43  kata: 300   Diterbitkan di: Januari 14, 2008
Senang sekali bahwa saat ini sebagian
wakil rakyat kita ada yang masih mau simpati dengan penderitaan rakyat
Indonesia. Ketika dana intensif legislasi yang beberapa di antaranya
telah ditransfer ke rekening masing-masing anggota DPR, beberapa fraksi
menolak menerima dana ini.
Fraksi PDI-P misalnya. Secara tegas Sekjen PDI-P Pramono Anung W
mengumumkan bahwa Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menetapkan
dana intensif legislasi itu harus dikembalikan. Dia kembali menegaskan
bahwa bila anggota mereka yang ada di Parlemen tidak mengembalikan dana
itu, mereka akan terancam dalam pemilihan tahun depan.
Selain Fraksi PDI-P, Fraksi PKS-pun menolak menerima dana ini secara
tidak langsung. Dana itu tetap mereka terima dengan catatan bukan untuk
anggota. Tapi untuk kepentingan dana sosial.
Munculnya sikap semacam ini dari Parpol dan wakil rakyat kita tentu
sedikit menimbulkan pertanyaan. Benarkah aksi mereka ini memang demi
rakyat, atau sekedar aksi jual muka?  Bisa saja apa yang mereka lakukan
adalah salah satu strategi mereka untuk meraih simpati rakyat. Aksi
yang langka ini tentu menjadi media yang cukup jitu sebagai “kampanye
awal” pemilu 2009. Namun, aksi ini juga tidak menutup kemungkinan bahwa
apa yang mereka lakukan memang benar-benar demi untuk merasakan
penderitaan bersama rakyat yang semakin menderita.
Bagaimanapun apa yang mereka lakukan adalah contoh baik yang
seyogyanya mendapatkan apresiasi dari kita. Mereka seperti mau berubah!

Abstrak lain tentang Jangan Ada Dusta Di antara Kita
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------