Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Teknologi & Internet>Situs Web>http://seputaresde.blogspot.com

http://seputaresde.blogspot. com

oleh: RosaDiharso    
ª
 
PROPOSAL PTK

I. JUDUL PENELITIAN

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN KEADTIFAN DAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP MATERI WUJUD BENDA DAN SIFATNYA.

II. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Pengembangan serta peningkatan mutu pendidikan di sekolah merupakan wujud nyata dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai modal dasar pembangunan terutama dibidang sumber daya manusia. Sejalan dengan itu perlu sekali dikembangkan iklim belajar dan mengajar yang dapat menumbuhkan rasa percaya pada diri sendiri, serta sikap dan perilaku yang baik demi keberhasilan proses belajar mengajar yang diinginkan.

Namun demikian, seiring perkembangan zaman dan teknologi menuntut para pelaku pendidikan khususnya guru yang menjadi ujung tombak untuk lebih kreatif dan inovatif dan menciptakan iklim belajar yang kondusif.

Dalam hal ini PTK (Penelitian Tindakan Kelas) adalah satu metode yang dapat meningkatkan mutu pembelajaran di kelas, guna merefleksi proses belajar mengajar yang telah dilakukan.

B. Identifikasi Masalah

Dari hasil diskusi dengan teman sejawat didukung dengan pengumpulan data terungkap beberapa masalah. Siswa kurang memahami terhadap materi pelajaran, siswa kurang mampu menyelesaikan soal yang diberikan guru, sisiwa malu untuk bertanya.

C. Analisis Masalah

Berdasarkan masukan teman sejawat dan hasil repleksi, factor penyebab hal tersebut di atas pada pembelajaran IPA tentang wujud benda dan kegiatannya dikarenakan:

1. Alat peraga dan sarana prasarana kurang

2. Metode yang digunakan hanya metode ceramah

3. Guru kurang memperhatikan aspek keterampilan proses siswa terutama dalam komunikasi atau proses Tanya jawab.

4. Kurangnya penguatan dalam memberikan materi pelajaran.

D. Rumusan Masalah

Menurut Arikunto (2002:22) “Agar penelitian dapat dilaksanakan sebaik-baiknya, maka penelitian harus merumuskan masalah-masalahnya sehingga jelas dimana harus memulai, kemana harus p0ergi dan dengan apa.”

Berdasarkan kutipan di atas dan dengan melihat paparan latar belakang maka penulils akhirnya merumuskan masalah dengan mengajukan pertanyaan sebagai berikut:

“Bagaimanakah meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa terhadap materi wujud benda dan sifatnya dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif?”.

kunjungi : http://seputaresde.blogspot.com

Diterbitkan di: 21 Juli, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.