Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

www.okezone.com

oleh: RikyFirmansyah    
ª
 

rabu, 26 Oktober 2011

memang,kesuksesan hidup kerap kali menghampiri orang-orang yang memiliki bakat, dedikasi dan prestasi pendidikan yang gemilang.


tapi rotasi kehidupan sering tak bisa ditebak, tidak berpihak dan pusaran kompetisi dalam segala lini kehidupan, tak jarang membuat orang harus menelan kekecewaan. pasalnya, untuk mampu meraih kesuksesan tidak semata-mata dibutuhkan kerja keras, dedikasi dan kebaikan semata. sebab di era sekarang, para pemenang kehidupan adalah orang-orang yang tidak hanya berkompeten, melainkan juga yang memiliki kemampuan dalam menegosiasikan keinginan mereka.

untuk itu, seni negosiasi menjadi bidang ilmu pengetahuan yang mau tidak mau harus dikuasai untuk bisa meraih kesuksesan. sebab dengan menguasai cara bernegosiasi, orang akan bisa meraih apa yang ia inginkan, dapat meraup untung besar dalam bisnis,mampu menggapai mimpi yang diidam-idamkan bahkan bisa mengatasi masalah rumit yang kerap membingungkan banyak orang. itulah beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari orang yang mahir dalam negosiasi sebagaimana disampaikan herb cohen dalam buku you can negotiate anything; agar anda mendapatkan segala yang anda inginkan ini.

cohen menggambarkan bahwa kehidupan itu bisa diibaratkan seperti permainan dan negosiasiadalahcara dalam menjalani permainan itu. tak pelak, jika orang ingin sukses dalam kehidupan, maka dia harus memahami permainan (kehidupan) itu secara menyeluruh. dan, negosiasi menjadi serupa jembatan yang akan mengantarkan orang bisa melewati jurang dan sungai yang cukup dalam. negosiasi memang dibutuhkan dalam banyak hal; bisa dalam kehidupan sehari-hari, dalam rumah tangga,dunia kerja, sekolah, pemerintahan, bahkan hubungan antara negara.

walau demikian, permasalahan yang dihadapi dari semua kasus di lini kehidupan itu memiliki kunci baku.dengan kata lain,walaupun permasalahan yang dihadapi beragam dan kasus yang dipecahkan bisa berbeda- beda, hanya ada tiga variabel yang mengantarkan seseorang bisa menjadi negosiator ulung. tiga variabel itu, menurut cohen, pertama adalah kekuatan. kekuatan di sini adalah kapasitas atau kemampuan untuk dapat menyelesaikan masalah, meraih kendali atas orang lain, peristiwa, situasi bahkan diri sendiri. kekuatan di sini bersifat netral, tidak terkait dengan etis ataupun tidak etis.

karena dengan kekuatan itu, orang bisa menjadikan kelemahan yang ia miliki justru bisa menjadi penentu sebuah kesempatan. dalam hal ini, kekuatan bisa digali dari kecerdasan dalam melihat kompetisi, menggunakan legitimasi, komitmen, keahlian, dan masih banyak lagi. intinya, dengan memanfaatkan kekurangan, orang akan bisa meraih apa yang dia inginkan. kedua,selain kekuatan,faktor penentu lain adalah waktu.

kesuksesan itu bisa diraih tak hanya dengan mengandalkan komitmen, tetapi harus ditunjang dengan kecerdasan dalam melihat situasi yang dihadapi kemudian memanfaatkan dengan baik. dan waktu memengaruhi proses negosiasi tersebut. menurut cohen, agar bisa menghasilkan kesepakatan, orang harus mengetahui tenggat waktu pihak lain. di sinilah dibutuhkan kecerdasan menganalisis waktu. karena harus diakui bahwa cara orang melihat dan menggunakan waktu itu menjadi faktor penting untuk meraih sukses dalam negosiasi. ketiga,adalah informasi.informasi bagi cohen adalah kunci pintu besi yang bernama kesuksesan, tak terkecuali dalam bernegosiasi.

hal itu karena informasi adalah jantung segala permasalahan.tak salah,jika dengan berbekal informasi, orang bisa memengaruhi penilaian pihak lain untuk membuat keputusan dalam bernegosiasi. selain mengungkap kunci kemenangan dalam negosiasi, dalam buku ini cohen juga menepis kesalahpahaman banyak orang dalam melihat seorang negosiator yang kerap dianggap licik dan suka menipu. sebab seorang negosiator yang baik, ia tidak bisa menghalalkan segala cara,tapi negosiator yang baik adalah bagaimana dia bisa meraih kepuasan bersama (kedua belah pihak) atau dengan kata lain, keduanya sama-sama menang.

kelebihan lain dari buku ini,cohen dengan detail justru memberikan contoh dalam banyak kasus (untuk dinegosiasikan). bahkan, termasuk contohcontoh kesalahan dia dalam bernegosiasi. tentu,semua contoh itu bisa menjadi semacam cermin untuk dijadikan pelajaran dan bahkan batu pijakan.apalagi, buku ini ditulis oleh master negosiator ulung yang pernah terlibat dalam banyak perundingan sandera dalam penyanderaan yang sempat menjadi perhatian dunia.

tak bisa dimungkiri, jika buku ini akan mengantarkan pembaca menjadi pemenang kehidupan; sebagai negosiator andal dengan cukup menguasai tiga kunci kemenangan (dalam negosiasi) sebagaimana diterangkan cohen tersebut.


Diterbitkan di: 26 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. komtink

    penilaian

    bagus

    1 Nilai 31 Oktober 2011
X

.