Madura Tolak Nama Suramadu
Dewan Pembangunan Madura (DPM) menolak nama SURAMADU untuk jembatan
penghubung Surabaya dan Madura itu. Untuk itu DPM sudah mengajukan usul kepada Presiden Susilo Bambang Yudoyono agar jembatan sepanjang 5.438 Meter itu diberi nama Trunojoyo.
Menurut Ketua DPM, H Achmad Zaini, usulan itu sudah disampaikan kepada Presiden awal Februari lalu. menurutnya, perubahan nama itu penting karena Suramadu tidak punya makna dan nilai historis, kecuali hanya kependekan dari Surabaya dan Madura. Mestinya sebagai jembatan terpanjang di asia tenggara, namanya harus mengadaptasi sejarah, tradisi dan bidaya lokal masyarakat setempat. sedangkan Trunojoyo adalah tokoh pahlawan kebanggaan masyarakat Madura yang pernah berjuang melawan penjajahan Belanda, meski sampai kini negara belum mengakuinya sebagai pahlawan.
Namun para tokoh masyarakat madura sudah sepakat dengan nama Trunojoyo itu.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V, Departemen Pekerjaan Umum, AG Ismail membenarkan adanya usulan penggantian nama tersebut. namun katanya, tergantung pada keputusan Presiden.