KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI
Sistem Informasi Eksekutif (SIE)
Sistem informasi eksekutif
merupakan subsistem informasi didalam suatu organisasi yang dibuat untuk
kepentingan eksekutif Sistem Informasi eksekutif terdiri dari gabungan sistem
yang dapat menangani data eksekutif yang berasal dari luar/dalam dan data yang berasal
dari hasil pemikiran eksekutif/catatan.Pengertian
Sistem Informasi Eksekutif (SIE)
adalah Sistem yang dibuat hanya untuk digunakan para Eksekutif atau Top Level
Management dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Dimana dalam sistem ini
hanya menampilkan grafik dan laporan dari seluruh proses bisnis pada organisasi
atau perusahaan tersebut. Contoh
EIS : Penyediaan
akses terhadap seluruh jenis informasi,system manajement proyek,paket grafik
Konsep dasarnya terbagi atas 3
hal, yaitu :
a. Faktor penentu
keberhasilan (critcal success factor)
Adalah hal-hal (factor) yang menentukan keberhasilan atau
kegagalan segala jenis kegiatan
organisasi. Factor-faktor ini dalam setiap perusahaaan berbeda-beda tergantung dari kegiatan yang dilakukan.
b. Management By Exception (MBE)
Perbandingan antara kinerja yang direncanakan dengan
kinerja actual. Sehingga informasi dapat langsung didapat dan digunakan untuk
menyelesaikan setiap permasalahan. contoh : layar multimedia yang menampilkan informasi dengan
bar penyorot secara otomatis ditempatkan pada item yang mempunyai variance
paling besar sebagai pengecualian.
C.
Model Mental.
Peran utama EIS adalah membuat sinstesis atau menyarikan data dan
informasi bervolume besar untuk meningkatkan
kegunaannya. Pengambilan
sari ini disebut pemampatan informasi dan
menghasilkan suatu gambaran
atau model mental dari operas perusahaan.
CBIS adalah suatu model mental
dan begitu juga halnya dengan subsistemnya.
EIS merupakan model mental
yang paling menarik dan berharga bagi eksekutif.
Lima
langkah untuk pencapaian pengembangan EIS
Menyimpan inventarisasi dari transakasi
informasi yang masuk, yaitu memelihara record data dan menyimpan ke database,
dan dapat dibuat laporan
Merangsang terjadinya sumber yang
bernilai tinggi. Dengan adanya sumber yang bernilai tinggi maka eksekutif
mengkomunikasikan sumber tersebut ke setiap anggota dengan melakukan
konferensi.
Mengambil manfaat dari peluang yang
ada, ketika informasi datang, eksekutif harus dapat memperolehnya.
Menyesuaikan sistem dengan kebutuhan
perorangan, eksekutif menggunakan gaya atau cara pengumpulan informasi yang
berbeda.
Memanfaatkan teknologi, memanfaatkan
staf pelayan informasi untuk mengembangkan sistem dalam perusahaan itu sendiri.
Sistem Informasi Pemasaran (SIP)
Sistem informasi pemasaran merupakan
kumpulan dari sub-sub system yang saling berhubungan satu sama lain secara
harmonis dengan tujuan untuk mengolah data yang berkaitan dengan masalah
pemasaran menjadi informasi pemasaran yang diperlukan oleh manajemen untuk
mengambil keputusan dalam rangka melaksanakan fungsinya. Sistem
Informasi Pemasaran (SIP) adalah suatu struktur yang
berkesinambungan dan saling berinteraksi dari orang-orang,peralatan dan
prosedur untuk mengumpulkan,mensortir,menganalisis,mengevaluasi dan
mendistribusikan informasi yang dibutuhkan, secara tepat waktu, dan akurat
kepada pengambil keputusan dalam bidang pemasaran.
SIP
tersebut bermula dan berakhir dengan penggunaan informasi. Mula-mula SIP
berinteraksi dengan manajer pemasaran untuk menilai informasi yang mereka
butuhkan. Kemudian SIP mengembangkan informasi yang dibutuhkan itu dari
catatan-catatan intern perusahaan-perusahaan,kegiatan-kegiatan intelijen
pemasaran, serta proses riset pemasaran. Analisis informasi,mengevaluasi dan
mengolah informasi tersebut untuk membuatnya lebih bermanfaat.
KONSEP DASAR PEMASARAN
Pada tahun1966 Profesor Philip Kotler dari Northwestern
University mendefinisikan tiga jenis informasi pemasaran sebagai berikut :
a. Intelijen Pemasaran (marketing
intelligence)
Informasi
yang mengalir ke perusahaan dri lingkungan
b. Informasi Pemasaran Intern (internal
marketing information)
Informasi
yang dikumpulkan di dalam perusahaan
c. Komunikasi
Pemasaran (marketing communication)
Informasi
yang mengalir keluar dari perusahaan ke lingkungan.
Sistem
Informasi Keuangan
Sistem Informasi Keuangan
adalah system informasi yang memberikan informasi kepada orang atau kelompok
baik didalam perusahaan maupun diluar perusahaan engenai masalah keuangan
perusahaan.informasi yang disajikan dalam
bentuk laporan kushus,laporan periodik,hasil dari simulasi matematika,saran
dari system pakar,dan komunikasi elektronik.
Komponen-komponen
yang terdapat di dalam Sistem Informasi Keuangan meliputi:
Sistem
Informasi Sumber Daya Manusia
Definisi
Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Sistem
Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM/HRIS) merupakan sebuah bentuk
interseksi/pertemuan antara bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM)
dan teknologi informasi. sistem ini menggabungkan MSDM sebagai suatu disiplin
yang utamanya mengaplikasikan bidang teknologi informasi ke dalam
aktifitas-aktifitas MSDM seperti dalam hal perencanaan, dan menyusun sistem
pemrosesan data dalam serangkaian langkah-langkah yang terstandarisasi dan
terangkum dalam aplikasi perencanaan sumber daya perusahaan/enterprise resource
planning (ERP).
Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
(HRIS) adalah sebuah sistem berbasis komputer yang berfungsi mengatur,
menganalisa dan mengelola sumber daya manusia sehingga diperoleh informasi yang
tepat guna pengambilan keputusan. Dalam kegiatannya, HRIS mengelola dan
menjalankan sistem administrasi SDM mulai dari perekrutan dan penerimaan,
pendidikan dan pelatihan, manajemen data sampai dengan pemberhentian dan
administrasi tunjangan.