Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Verifikasi dan Validasi

oleh: KomarudinTasdik     Pengarang : Komarudin Tasdik
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";}

PERBEDAAN VERIFIKASI DAN VALIDASI

Verifikasi dan validasi (V & V) simulasi komputasional adalah metode utama untuk membangun dan mengkuantifikasi confidence.

Verifikasi berkaitan dengan hubungan di antara model konseptual dan model komputer sedangkan validasi secara jelas berkaitan dengan hubungan di antara model komputer dan pengukuran eksperimental.

V&V merupaka tool untuk menilai akurasi model konseptual dan komputer. V&V lebih dihubungkan dengan isu kredibilitas, yakni kualitas, kapabilitas, atau kekuatan untuk mengelisitasi kepercayaan.

Verifikasi dan validasi adalah istilah yang sering digunakan dalam perangkat lunak. Penting untuk memahami perbedaan keduanya berbeda tapi merupakan aktivitas yang saling melengkapi. Verifikasi perangkat lunak menghasilkan bukti objektif bahwa output desain fase tertentu dari development life cycle perangkat lunak menemukan semua kebutuhan yang telah ditetapkan untuk fase itu dengan pengecekan konsistensi, kelengkapan, dan kebenaram perangkat lunak serta dokumentasi yang mendukungnya. Validasi merupakan konfirmasi dengan pengujian dan ketetapan bukti objektif bahwa spesifikasi perangkat lunak sesuai untuk kebutuhan pengguna dan tujuan penggunaannya, serta kebutuhan tertentu yang diimplementasikan melalui perangkat lunak dapat dipenuhi secara konsisten.

Verifikasi dapat didefinisikan sebagai “solving the equations right” dan validasi sebagai “solving the right equations.”

Verifikasi dan validasi model merupakan proses utama untuk mengkuantifikasi dan membangun kredibilitas dalam model-model numerik. Verifikasi dan validasi merupakan proses yang mengakumulasikan fakta-fakta kebenaran dan akurasi model untuk scenario khusus.

Verifikasi berhubungan dengan matematika yang diasosiasikan dengan model, sedangkan validasi berhubungan dengan fisika yang diasosiasikan dengan model.

Validasi mengukur akurasi produk denga respek pada kebutuhan produk sedangkan verifikasi dilakukan pada tiap fase dan di antara fase untuk memastikan bahwa pengembangan produk sedang dilakukan dengan benar selama tiap fase dan sub fase.

Verifikasi menentukan bahwa model berjalan dan bekerja dengan benar, validasi berarti menentukan apakah model itu merupakan representasi yang cukup dari sistem atau fenomena yang sedang dikaji.

V&V merupakan proses berkelanjutan yang bermula bersama-sama dengan pemodelan dan berlanjut di balik pembangunan model sebagai validasi incremental konstan melalui modeling lifecycle.

V&V merupakan bagian penting proses pengembangan model jika model-model diterima dan digunakan untuk mendukung pembuatan keputusan.

Verifikasi dan validasi bekerja bersama-sama dengan menghapus rintangan dan keberatan untuk penggunaan model. Verifikasi dan validasi sebuah model dianggap independen (IV&V) ketika dibangun oleh orang berpengetahuan luas selain para pengembang model asli.

Pada umumnya, teknik V&V memungkinkan untuk mengecek bahwa aplikasi memiliki kemampuan kegunaan yang dibutuhkan dan bahwa kemampuan ini secara benar dibangun dan dikelompokkan bersama-sama di bawah judul verifikasi dan validasi. Validasi akan menguji kepuasan kebutuhan pelanggan; sementara itu verifikasi akan berkaitan dengan kebenaran sistem.

Validasi model biasanya didefinisikan untuk memaknai “substansi bahwa model komputer di dalam domain aplikabilitasnya memiliki range kepuasan akurasi yang konsisten dengan aplikasi model yang dimaksud.

Sargent mendefinisikan validasi model simulasi: berlawanan dengan evaluasi utilitas artifact, validasi model bertujuan untuk memastikan bahwa model itu cukup akurat dan reliable dalam penggunaannya, dan verifikasi sebagai penafsiran bahwa model itu diimplementasikan dengan benar, yaitu digunakan dalam desain model yang diinginkan.
Diterbitkan di: 26 Nopember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.