• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Analisa KESALAHAN MOTOR DENGAN MELIHAT BUSI

oleh : KANGGURU     

Pengarang : Team Otomotif VEDC Malang
Analis kesalahan  MOTOR dengan melihat KONDISI BUSI
VEDC  atau PPPGT Malang selama ini jadi acuan untuk hal-hal teknis pada perbaikan kendaraan yang diajarkan di sekolah kejuruan. Salah satu modulnya adalah  Perbaikan Sistem Pengapian. Disini akan saya berikan rangkuman dari modul tersebut tetapi pada pemeriksaan busi saja. Langkah kerja yang kita lakukan dalam pemeriksaan busi adalah sebagai berikut :
1. Lepas kabel busi
    Saat melepas kabel busi pegang pada stecker-nya jangan kabel businya.
    Karena kalau kabel busi yang   dipegang kemudian ditarik maka inti arang kabel akan mudah lepas.
2. Bersihkan sekeliling busi dengan udara tekan/ dengan kuas.
    Hal ini bertujuan kalo busi dilepas kotoran disekeliling busi tidak masuk ke silinder.
3. Lepaskan busi dengan isolator yang tepat.
    Penggunaan kunci yang tidak tepat bisa mengakibatkan isolator busi pecah.
4. Periksa kondisi ulir dari lubang busi.
    Ulir busi yang rusak harus diperbaiki.
5. PERIKSA MUKA BUSI.
    Pada pemeriksaan ini ada beberapa keadaan yang bisa menunjukkan kondisi dari mesin.
    a. Muka busi biasa. Permukaan Isolator berwarna  coklat muda sampai abu-abu.
        - Kondisi dan penyetelan kendaraan baik.
    b. Elektroda terbakar, pada permukaan isolator menempel partikel  yang mengkilat, isolator berwarna putih dan kuning. Kondisi ini kemungkinan penyebabnya adalah  :
        - Campuran bahan bakar terlalu kurus.
        - Kualitas bensin terlalu rendah.
        - Saat pengapian terlalu awal.
        - Jenis busi terlalu panas.
    c. Isolator dan elektroda berjelaga.
        - Campuran bahan bakar terlalu kaya.
        - Jenis busi terlalu dingin.
    d. Isolator dan elektroda sangat kotor serta berwarna coklat muda.
        Kotoran ini berasal dari oli yang masuk ke ruang bakar karena :
        - Sil pengantar katup bocor.
        - Cincin torak aus.
  6. Pengukuran celah busi,
      Dengan feeler gauge ukur celah busi sesuai spesifikasi.  (0,8  -  1,1  mm).
  7. Saat memasukkan busi ulir pegang ujung kunci busi dengan tangan, yakinkan bahwa busi sudah masuk dengan tepat, baru kemudian kencangkan dengan stang.
      * Seandainya saat membersihkan busi dengan  spark purk cleaner  jangan terlalu  lama  karena  dapat mengikis insulator  dan  dan elektroda busi.
  8. Penggantian busi sebaiknya dilakukan setiap 20.000 Km.
      Saat mengganti busi perhatikan kode pada busi, karena ada tipe busi panas dan busi dingin yang mempunyai karakter sendiri terhadap pengapian.
Naaaaaah dari ringkasan di atas sekarang kita punya patokan untuk pemeriksaan busi. tinggal kita terapkan pada praktek/pemeriksaan yang kita lakukan.
Diterbitkan di: April 08, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.