Kebangsaan kita
itu. bukanlah sekedar semangat, cita-cita, dan pemikiran
politik, tapi terutama
merupakan hasil evolusi pengelolaan masyarakat, hasil tindakan dan kerja
terus-menerus segenap warga bangsa untuk dapat hidup layak sebagai bangsa. K
ebangsaan, bukan sesuatu yang sekali jadi, tapi
terus berkembang berkat jerih-payah para warganya.
Majallah Kita. Siarkan tentang kebangsaan kita. Kita,
mau baca boleh, mau nulis juga biasa.
Memang untuk tulisan layak siar ada patokan-patokan dari redaksi. Begitu
bahan masuk, redaksi akan mengumumkan pokok-pokok isinya, lalu memilih mana
pokok-pokok isi yang perlu ditulis lagi dengan menyiarkannya dalam majalah kita
ini untuk diketahui oleh para penyumbang. Setelah dianggap sudah memenuhi
patokan-patokan layak siar, maka tulisan itu segera akan disiarkan dalam
majalah kita ini atas nama penyumbang juga.
Diberi nama Zambrud Katulistiwa. Dengan
menyebut, terkandung minimal dua
pengertian pokok kebangsaan: keutamaan Ibu Pertiwi terhadap kebinekaan sosial,
ekonomi, dan budaya; dan harapan yang tak kunjung putus menghadapi palu-godam
kesulitan.
Tiga masalah
pokok kita sebagai bangsa dapat dirumuskan sbb.: (1) Negeri sangat kaya dengan
penduduk amat miskin; (2) Penduduk sangat ramah dengan perilaku amat berdarah;
(3) Penduduk sangat beragama dengan kehidupan sarat dusta.
Kini ada tulisan di sana. Meliputi: Sumpah
Pemuda Puncak Gerakan Kebangsaan Indonesia . Julukan
Zamrud Katulistiwa . Saudaraku
Sebangsa dan Setanahair . Redupnya
Kesadaran tentang Persatuan . . Perpecahan
demi perpecahan: Sarekat Islam . Krisis
Ekonomi Global dan Negara Kebangsaan . Bagaimana
Menyelenggarakan Majalah Kita . Kurang
Sepadan . Kecaman
Hendrik M. Maier Terhadap Sumpah Pemuda . Perpecahan
demi Perpecahan: Budi Utomo . Pemilihan
Umum 1955 . Tiada
Mayoritas-Minoritas Mengapa
Perlu Majalah Khusus Kebangsaan . Dari
"Kawula" ke "Rakyat" . Negara
Tanpa Rakyat . Tiga
Masalah Pokok Kita Sebagai Bangsa . Ke
Arah Indonesia Merdeka . Bagaimana
Persatuan Bisa Dicapai . Mancapai
Indonesia Merdeka . Naar
de "Republiek Indonesia" . HUT
Ke-101 Pergerakan Kebangsaan . Visi-misi,
persatuan atau persatean
Gimut.
Jakarta 31
Oktober 2009.