Strategi Obama memenangkan Pemilu Layaknya Seorang Entrepreneur. Kemenangan Obama sebagai
Presiden kulit hitam pertama di Amerika Serikat (AS) menarik kajian ulang berbagai pihak di dunia. Ada yang mengkaji dari aspek strategi politik, sejarah, ekonomi, manajemen, kekuatan tim dan kemampuan komunikasi yang efektif.
Jika dirangkum semuanya, maka kesimpulan yang bisa digarisbawahi ternyata Obama dan timnya telah berhasil memadukan segala aspek tadi ke dalam sistem kepemimpinan yang modern. Sistem ini mengedepankan sikap entrepreneur (pebisnis) yang visioner dalam menghadapi persaingan secara elegan.
Obama telah berhasil menjelaskan visi dan misinya kepada rakyat AS bahwa dia memiliki program yang layak dipercayai. Kemampuan komunikasinya meyakinkan rakyat AS, program yang visioner, pengendalian emosi yang baik dalam bersaing, dan pemanfaatan cara-cara modern mampu mengungguli Hillary Clinton yang satu partai dengannya, yaitu Demokrat. Juga mampu menumbangkan John McCain sang pesaingnya diputaran terakhir.
Cara modern Obama mampu menyedot jutaan pendukung yang secara sukarela mau menyumbangkan dana kampanye sebesar 5-15 dollar AS per orang. Padahal pendukungnya ada jutaan. Alhasil, Obama mampu mengumpulkan dana kampanye sebesar 38 juta dollar AS. Sementara Hillary Clinton cuma mampu mengumpulkan dana 6 juta dollar AS dengan cara yang konvensional.
Jika ditanya, dari mana datangnya pendukung Obama yang jutaan orang tersebut dan mau menyumbang secara sukarela? jawabnya dari Teknologi Internet yang dimanfaatkan Obama.
Obama mempunyai website sendiri yang digunakan untuk memperkenalkna dirinya kepada masyarakat Amerika dan dunia. Lihat saja di www.obamadonations.com, Obama mampu meyakinkan pendukungnya dengan slogannya "Yes We Can". Obama menekankan bahwa dana kampanye yang diperlukannya bukan dari unsur politik atau pemerintah Washington. Dia lebih memilih mengumpulkan dana dari perseorangan yang percaya akan adanya perubahan. Obama tidak menjanjikan kemampuannya sendiri untuk memberi perubahan, tapi dia mengajak rakyat AS untuk percaya akan kemampuan bersama. Secuil ungkapan Obama di websitenya "Yes We Can" :
This campaign is about building a different kind of politics. We don't take money from Washington lobbyists or special interest political action committees. Instead, our broad base of individual donors ensures that this campaign answers to no one but the people.
Mau tahu fakta jumlah pendukung Obama lewat website jejaring sosial di internet?
Obama memiliki situs jejaring sosial yang menghubungkan dirinya dengan jutaan pendukungnya. Situs jejaring sosial adalah situs gratis dimana kita bisa berbagi ide, bertukar pikiran/cerita, dan menjalin persahabatan dengan orang di seluruh dunia. Situs sosial yang digunakan Obama adalah Facebook, My Space, Linkedin, You Tube, Friendster, dan Twitter. Jumlah pendukungnya secara online di situs sosial tersebut mencapai 2 juata orang lebih. Situs-situs sosial ini tentunya dihubungkan (di link) dengan website pribadi Obama. Kesimpulannya, ternyata teknologi online mampu dimanfaatkan untuk memenangkan persaingan tanpa mengenal batas ruang dan waktu. Salah satu kuncinya adalah anda harus memiliki website yang ramai dikunjungi orang dan bisa dihubungkan dengan situs-situs sosial yang ramai pengunjung.