Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) akan tetap bekerja pada saat libur lebaran 2009. Seperti dilansir website
bpls.go.id,
sejumlah pegawai BPLS dari seluruh jajaran (Deputi Operasi, Sosial, Infrastruktur serta Sekretaris Badan) akan tetap bekerja secara piket, bergantian untuk melakukan pemantauan terhadap kondisi sosial masyarakat maupun teknis penanganan lumpur.
Di masa libur lebaran, bisa dipastikan bahwa jalan raya Porong akan menjadi akses penting jalur mudik. Untuk memberikan rasa aman bagi para pemudik, BPLS terus melakukan pengerjaan penguatan tanggul di sekitar titik 21-71, Tanggul dengan elevasi puncak 11 meter dan lebar 42 meter ini diharapkan mampu menahan lumpur yang berada di kolam penampungan sehingga tidak melimpas ke jalan raya.
Sementara itu, pada Senin 14 September 2009,
warga korban lumpur Sidoarjo, tepat pukul 17.00 WIB berkumpul di jalan raya Porong untuk berbuka bersama dalam rangka membuat rekor dan masuk ke dalam MURI (Museum Rekor Indonesia) untuk katagori bangku bambu terpanjang yang digunakan berbuka puasa. Bangku sepanjang 1.200 meter disiapkan di pinggir jalan raya Porong sebagai tempat duduk.
Salut untuk BPLS dan para warga korban lumpur yang tetap semangat untuk berkarya dan berkreatifitas.