• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

www.stepheniemeyer.com

oleh : sushisarah10    


Ringkasan ini diterjemahkan dari www.stepheniemeyer.com

  Dia menulis buku Twilight, New Monn, Eclipse dan Breaking Dawn sebelum buku Twilight difilmkan. Dia mempunyai tiga orang

anak dan seorang suami.
Mengapa kisah itu sendiri mengenai vampir? Kisah itu diperolehnya melalui mimpi. Di dalam mimpi itu dia melihat pada rumput yang luas, seorang pria yang sangat tampan dan seorang wanita. Sesuatu yang tidak biasa pada pria itu adalah bahwa pria itu seorang vampir. Melalui percakapan sang pria dan wanita, Stephenie dapat mengambil kesimpulan bahwa sang pria tidak dapat menahan diri untuk tidak membunuh wanita itu. Darah sang wanita diinginkan sang pria dengan amat amat sangat. Setelah malam itu berlalu, Stephenie sering memikirkan mimpi anehnya itu, hingga dia membuat kisahnya ke dalam judul Twilight.
Baginya kisahnya hanya diperuntukkan untuk diri sendiri, untuk menyenangkan dan memuaskan hatinya. Sekaligus untuk menggali lebih dalam tentang mimpinya. Tiba-tiba, halaman-halamannya membengkak menjadi ratusan halaman, lalu menjadi lima ratus halaman lebih. Dia tidak pernah mengira akan terjadi demikian.


"Ada banyak sekali ternyata yang perlu dijelaskan. Orang-orang yang membaca materi mentahnya bertanya kepada aku mengenai mengapa begini mengapa begitu, tentang asal mula ini dan itu," katanya di website resminya. Lalu dia mulai menuliskan jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mereka dan ke luar dari rencananya yang hanya ingin membuat cerita pendek.


Langkah berikutnya ialah untuk mendapatkan nama yang tepat bagi karakter utama perempuan. Dipilihnya kemudian, yang jarang terdengar di telinga, Isabella. Sedangkan Edward, namanya harus terdengar kuno dan berasal dari abad lampau.


Ketika semua anak-anaknya tidur, dia mengetik. Begitu pula ketika anak-anaknya sedang kursus berenang.


Di dalam pembuatan New Moon, Stephenie menangis karena dapat merasakan apa yang dirasakan Bella. Dia dan Bella merasa sangat kehilangan Edward. Tetapi dia tidak dapat berbuat apa-apa, karena Edward akan tetap menjadi Edward. Edward, tokoh rekaannya, boleh menentukan nasibnya sendiri, dan inilah yang Edward pilih, meninggalkan Bella. Pengakuan yang sama juga datang dari Agatha Christie, kalau tidak salah di bukunya ''Diary Josephine.'' Agatha berkata, itu merupakan salah satu buku terbaiknya, dia lebih merasa sebagai penulis biography dari karakter-karakternya di buku itu daripada sebagai seorang penulis. Katanya, karakter-karakternya di sana berbicara kepadanya dan dia hanya perlu menuliskannya.


Edward harus pergi karena Edward tidak dapat menjadi orang lain. Sifat Edward memang tertutup dan cenderung menyendiri. Apalagi setelah perayaan ulang tahun Bella di rumahnya.


Hingga kini, Stephenie telah mengeluarkan satu buku lagi, The Host. Selanjutnya, mungkin Midnight Sun yang memasang Edward sebagai tokoh utama menggantikan Bella. Midnight Sun akan seperti diary Edward.


Diterbitkan di: September 11, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

Orang yang membaca ringkasan ini juga membaca:

.