Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Teknologi & Internet>Hardware>Penyebab Utama Komputer Rusak

Penyebab Utama Komputer Rusak

oleh: 3handoyo     Pengarang : Tri Handoyo
ª
 
Motherboard rusak, VGA jebol, hard disk bad sector atau Memory mati, padahal sudah memakai stabilizer dan UPS? Atau komputer sering restart sendiri terutama saat ngegame, atau sering ngehang? Itulah antara problem yang ditimbulkan bila pasokan listrik ke komputer buruk: tidak stabil dan kurang daya. Tapi masalah itu tidak sepenuhnya kesalahan PLN, tapi kesalahan Power Supply!

Ya, Power Supply Unit (PSU) adalah komponen maha penting dalam sebuah rig (pc), tapi banyak diabaikan orang. Ia berfungsi untuk mengubah arus AC dari PLN menjadi DC, yang selanjutnya dialirkan untuk memenuhi kebutuhan PC kita. Tentu tugas konversi yang demikian tak tergantikan oleh komponen apapun. Sehingga pendapat yang mengatakan bahwa dengan UPS dan stabilizer yang baik, maka PC kita akan baik-baik saja adalah pendapat yang sangat keliru.

Input listrik PLN, diubah PSU menjadi DC 12V untuk motherboard dan VGA, 5V untuk antara lain CD (DVD) drives, USB port, dan 3,3V untuk komponen kecil seperti logic chip. Tentu setiap railnya dikalikan dengan ampere, yang akan menghasilkan watt tertentu untuk tiap-tiap komponen. Disinilah kita dapat membayangkan, apa jadinya bila rail (voltase) yang diberikan PSU tidak mencukupi dan tidak stabil!

Ibarat bohlam 220 Volt dengan toleransi 180-230V tapi dipasok dengan tegangan hanya 160V secara terus menerus. sehingga meredup. Dapat dipastikan umur bohlam akan pendek.

ATX menetapkan bahwa sebuah PSU yang baik adalah yang mampu menghasilkan rail dengan besaran toleransi tidak lebih dari 5%. Itu berarti untuk rail 12V, toleransinya adalah 11,4 hingga 12,6 volt. Masalahanya adalah umumnya PSU bawaan casing yang digunakan diIndonesia tidak mampu memenuhi syarat itu, sehingga menimbulkan banyak masalah pada PC. Pun PSU yang baik memiliki fitur-fitur semisal Over Power Protection (OPP), Over Voltage Protection (OVP) juga Short Circuit Prorection (SCP) yang memberi perlindungan lebih pada PC.

Selain itu PSU yang baik menggunakan active PFC (Power Factor Correction) dan bersertifikasi 80+ dimulai dari 80+ standard, 80+ bronze, silver, gold, hingga 80+platinum untuk mencapai efisiensi tinggi. Dengan kata lain PSU yang baik selain melindungi hardware dari kerusakan, juga mampu menghemat konsumsi listrik PC anda.

Tapi sayang, kesadaran akan manfaat penggunaan PSU yang baik di Indonesia begitu rendahnya. Bahkan para penjual komputer sekalipun banyak yang tak menyadarinya. Maka bila muncul gejala semisal PC yang sering ngehang, atau PC sering restart sendiri terutama ketika dalam keadaan full load (ngegame misalnya) itu mungkin disebabkan buruknya kualitas PSU yang anda miliki. Karena satu lagi ciri PSU yang buruk adalah, wattage yang mereka tampilkan pada sticker adalah ‘palsu’ (peak power) bukan true power.

Sebuah majalah komputer ternama, pernah meriview sebuah PSU dari vendor ternama di negeri ini pula. Ternyata PSU yang diklaim berdaya 500W oleh produsennya, sebenarnya hanya memiliki daya max 219Watt saja!

Bagaimana dengan PSU anda?

NB: Untuk masalah efisiensi PSU, kunjungi:

Diterbitkan di: 04 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    klo pemutar dvd sering kelur masuk gimana bos Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dvd rusak solusinya bgmne Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.