Di era digital seperti sekarang ini, kebutuhan masyarakat terhadap Internet semakin meningkat.
Namun, jika melihat dari frekuensi pengunjung internet rata-rata dari kalangan anak-anak. Unutk itu, orang tua perlu dan wajib menjadi "Satpam" yang mengawasi jalannya penggunaan Internet pada anak.
Hal ini yang disampaikan Rizky Arbali, Vice President Business Development EMAX Apple Indonesia dalam Festival ICT dan Seminar yang diselenggarakan Yayasan Harapan Bunda Jl. H. Banan Pondok Pinang, Jakarta. Sabtu tanggal 25 April 2009.
Sebagai orang yang pro terhadap Internet, Rizky menambahkan peran serta dari orang tua dalam mengawasi anak-anaknya dapat dilihat, sebagai berikut:
-
Mengatur jam atau waktu anak-anak bermain Internet;
-
Memantau situs-situs yang sering dikunjungi;
-
Tidak memberikan identitas dirinya kepada orang lain.
Dengan adanya Parent Control ini, para orang tua merasa senang dan dapat mengetahui persis situs-situs mana yang sering dikunjungi anak-anak. Selain itu, sisi negatif dari bermain Internet terlalu lama, yakni dapat mengganggu kesehatan anak, seperti kesehatan mata.
Biasanya tingkah laku kaum muda dalam menggunakan Internet memang kadang kebablasan, seperti ada dua siswa di negara Wales ini yang memposting video di You Tube berisi konten ancaman pembunuhan pada Kepala Sekolah (Kepsek) tempat mereka belajar dan menuntut ilmu setiap hari.
Polis sampai langsung turun tangan terlibat untuk menginvestigasi kasus ini. Akhirnya dua tersangka yang ternyata pelajar dari sekolah Cantonian High School itu berhasil ditemukan dan diamankan. Video yang saat ini telah dihapus dari You Tube tersebut menampilkan Bucky, tokoh karakter kartun yang mempunyai pistol. Si Bucky ini diciptakan dua siswa nakal tersebut untuk mengumbar ancaman pada 3 staff di sekolahnya termasuk sang Kepala Sekolah. Sembari memainkan pistolnya, Buckypun mengeluarkan kalimat bernada ancaman pembunuhhan. Tentua saja perbuatan tersebut ditanggapi serius oleh pihak sekolah. Kedua siswa tersebut saat ini tengah diskors sebelum diambil tindakan lebih lanjut.
Kisah nyata tersebut tentunya tidak ingin terjadi dalam keluarga kita dan anak-anak kita. Pantaslah kalau kita sebagai orang tua harus siap menjadi satuan pengaman bagi keluarga dan anak-anak kita semua. Apalagi sekarang situs-situs porno juga merebak dimana-mana, maka perlu protek terhadap situs-situs tersebut agar keluarga dan anak-anak kita terjaga dengan baik dan benar, sebelum semuanya menjadi penyelasan dikemudian hari.