Ada dua macam subkategori streaming, yaitu on-demand stream
dan webcast stream. On-demand stream dikontrol
oleh client sedangkan webcast stream
dikontrol oleh server. On-demand stream diaktifkan oleh permintaan user
dan
dapat dipresentasikan kapan saja sesuai dengan perintah client dan
content disimpan
di dalam server. Secara sederhana, on-demand stream
dimisalkan seperti melihat video kaset, kita dapat melakukan
fast-forward, rewind, maupun pause terhadap proses presentasi.
Pada webcast stream client hanya dapat menentukan kapan suatu content
dimulai dan diakhiri. Sekali presentasi dimulai client tidak dapat
melakukan proses apapun sampai presentasi diakhiri oleh client maupun
karena waktu presentasi telah selesai. Jika webcast adalah suatu
peristiwa yang sifatnya live, user harus melakukan hubungan pada server
webcast stream untuk melihat content sesuai jadwal yang telah
ditentukan. Proses ini dapat dimisalkan seperti kita menonton televisi
atau mendengarkan radio di mana yang mengatur content presentasinya
adalah stasiun TV radio tersebut.
On-demand stream dapat digunakan dalam TV on-demand, yaitu siaran TV
yang programnya telah direkam terlebih dahulu dan kemudian disimpan di
dalam server untuk diakses oleh user. Sedangkan webcast stream dapat
diterapkan untuk menyelenggarakan siaran langsung, seperti konser musik
atau siaran langsung pertandingan sepak bola.
Kedua macam streaming ini dapat dilakukan menggunakan ponsel melalui
jaringan 3G.
Dengan demikian, menonton siaran langsung sepak bola dapat dilakukan
melalui ponsel menggunakan teknologi streaming. Selain itu, jika kita
tidak sempat menonton suatu program TV, kita masih dapat menontonnya
melalui TV on-demand di ponsel.
Resensi lain tentang Mengenal Teknologi Streaming