BUNGKUS BARANG
Untuk dapat mendukung keberhasilan dalam pemasaran barang, maka barang tersebut harus terlihat rapi dan menarik terutama dalam segi bungkus barang. Sebagaimana kita ketahui bahwa konsumen ada yang mau membeli barang kalau barang tersebut pembungkusnya terlihat bagus, rapi dan menarik, dan hal itu merupakan bentuk luar/bentuk
fisik suatu barang yang harus diperhatikan.
Suatu hal yang kurang tepat dalam pemasaran bila suatu barang produksi mempunyai mutu yang baik sedang
pembungkusnya diabaikan begitu saja, sehingga mempunyai kesan yang kurang menarik.
Untuk membungkus suatu barang produksi tidak dapat dilakukan dengan seenaknya saja tanpa memperhatikan
berbagai segi pembungkusan.
Kegiatan pembungkusan suatu barang produksi sebaiknya di dahului dengan merencanakan/mendesain atau membuat model bungkus itu sendiri, sehingga nantinya diperoleh suatu bungkus barang yang dapat menarik perhatian pembeli baikmodel maupun kombinasi warnanya.
Dari segi lain, bungkus mempunyai fungsi selain sebagai pelindung dari barang itu sendiri juga untuk menarik perhatian pembeli.
Semakin menarik bungkus suatu barang semakin besar hasrat pembeli untuk memilikinya.
Mengapa masalah bungkus saja harus mendapat perhatian yang begitu besar? Mungkin pertanyaan tersebut dapat
dijawab dengan alasan-alasan sebagai berikut :
- Pertama bungkus yang indah dan meraik akan
menambah keinginan untuk membeli.
- Kedua, bungkus yang khas akan memberi kemudahan
bagi pembeli untuk membawa, mengingat barang itu sendiri memang perlu dibungkus.
- Ketiga, bungkus memberikan kemudahan dalam
pengangkutan maupun penyimpanan.
Masih banyak alasan lain yang tidak dapat
dijelaskan disini.
Pembungkusan yang baik akan menimbulkan kepuasan tersendiri bagi konsumen. Dengan demikian bungkus suatu barang akan mempengaruhi daya beli konsumen.
Agar memperoleh bungkus yang menarik dan dapat mempengaruhi
pembeli/konsumen, maka prinsip-prinsip pembungkusan dibawah ini sebaiknya diperhatikan :
Ekonomis
Untuk membuat bungkus yang bagus dan menarik sudah tentu dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, oleh karena itulah dalam pembungkusan barang sebaiknya dihindari biaya
yangberlebihan.
Teknis
Pembungkusan suatu barang hendaknya mudah dikerjakan oleh para karyawan/tenaga kerja,sehingga mereka dapat dengan mudah membungkus barang itu, selain itu mereka akan
lebih cepat dalam membungkus barang.
Praktis
Pembungkusan suatu barang harus sederhana, mudah dibuka dan di tutup kembali, ringan dan gampang dibawa kemana-mana, mudah disusun karena bentuknya yang teratur.
Keindahan
Bungkus suatu barang memang tidak terlepas dari segi keindahan. Keindahan bungkus suatu barang dapat dilihat dari warna, tulisan, gambar dan sebagainya, sehingga
menimbulkan kesan menarik, indah serta rapi. Untuk mendapatkan bungkus yang menarik, indah dan rapi biaya yang dikeluarkan tentu tidak sedikit, oleh karena itu lah segi pembiayaan dalam pembungkusan harus menjadi pertimbangan. Namun pembungkus yang menarik sudah tentu akan mempengaruhi konsumen/pembeli untuk memilikinya.
Melindungi
Bungkus suatu barang tidak hanya sebagai bungkus begitu saja, tetapi bungkus itu sekaligus menjadi pelindung barang itu. Sehingga bungkus itu kelihatan menarik juga dapat
melindungi barang itu dari sinar matahari maupun hujan.
Menambah kepuasan dan daya beli
Pembungkusan barang sebaiknya diusahakan dapat
menambah kepuasan konsumen, begitu pula agar pembeli dapat menbelinya dengan harga yang tidak terlau mahal.
Jadi masalah pembungksuan suatu barang juga harus diperhatikan karena bungkus barang turut pula menentukan lancar tidaknya pemasaran.