Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Teknologi & Internet>Blog>Alat pengejut / stroom ikan

Alat pengejut / stroom ikan

oleh: ArisNurwibowo     Pengarang : Aris Nurwibowo
ª
 
RANGKAIAN PENGEJUT IKAN/STROM

Sebelum itu, mari kita pahami: apa itu transformator (trafo);adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan dan arus listrik.yang trerdiri dari kumparan primer kumparan sekunder dan inti trafo.prinsip kerjanya berdasarkan induksi elektro magnetik.yaitu Ketika Kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, perubahan arus listrik pada kumparan primer menimbulkan medan magnet yang berubah. Medan magnet yang berubah pada inti besi dan dihantarkan inti besi ke kumparan sekunder, sehingga pada kumparan sekunder akan timbul ggl induksi. Efek ini dinamakan induktansi timbal-balik.

Menurut hasil perbandingan antara jumlah lilitan primer dan jumlah lilitan skunder transformator dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu:

  • Transformatorstep up yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik rendah menjadi tinggi, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan primer yang lebih sedikit daripada jumlah lilitan sekunder (Ns < Np).
  • Transformator step down yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik tinggi menjadi rendah, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder (Np > Ns).
Penggunaan trafo tidak dapat digunakan untuk arus dc melainkan menggunakan arus ac,walaupun begitu ada cara agar arus dc dapat berkerja pada trafo yaitu dengn cara memberikan arus dc yng terputus putus,atau memberikan polaritas yang berbolak balik pada kumparan primer,perubahan arus yang terputus putus inilah yang mampu mengubah fluks elektromagnetik yang selanjutnya menghasilkan ggl induksi pada kumparan sekunder.pada alat ini yang berfungsi sebagai pemutus arus listrik ialah kontak platina yang didesain agar membuka dan menutup sacara otomatis oleh medan elektromagnetik pada trafo.Kita juga dapat menggunakan rangkaian elektronik sebagai alat penghasil arus putus putus.


cara kerja rangkaian adalah sebagai berikut ini.

  • Saat saklar push on diaktifkan (ditekan) maka arus lstrik accu akan mengalir menuju kontak platina dan mengalir menuju kumparan primer,didalam kumparan primer menghasilkan medan elektromagnetik pada inti besi lunak yang mengakibatkan terrtariknya kontak platina,saat kontak platina tertarik maka secara otomatis arus akan terputus (kontak platina terbuka) saat arus listrik tidak mengalir melalui kumparan posisi kontak platina akan kembali ke posisi semula dan akan menghantarkan arus listrik lagi,dan siklus membuka dan menutup platina akan terus menerus sehingga dalam kumparan primer akan terjadi arus listrik yang terputus-putus yang mempunyai frekuensi tertentu,sehingga akan menghasilkan ggl induksi,nah dalam kumparan primer inilah yang akan menghasilkan arus dan tegangan tinggi yang dapat kita gunakan sebagai pengejut ikan,dalam prakteknya saat siklus membuka dan menutup kontak platina akan menghasilkan bunga api yang mengakibatkan berkurangnya daya output coil ini,oleh sebab itu haruslah kita pasang capasitor condensor ,capasitor ini biasanya digunakan pada sepeda motor yang masih mengaplikasi pengapian platina.Penggunaan capasitor ini sangat mebantu daya output karena akan meredam percikan api platina dan mampu menyimpan dan melipat gandakan tegangan listrik.
Kebutuhan alat-alat untuk merangkai:

1.accu,12volt(accu sepeda motor).

2.sk:saklar push buttom.

3.kontak platina.

4.c:kondenser(capasitor pada sepeda motor).

5.tangkai kontak platina(dari potongan gergaji besi).

6.L1:coil/kumparan primer.

7.L2:coil/kumparan sekunder.

8.inti coil(besi lunak/kepingan seng yang dirakit menjadi satu).

9.U1:batang tembaga sebagai ujung opengejut.

10.U2:jaring ikan(sebagai penangkap ikan).

  • cara pembuatan coil ini sebagai berikut:

-pertama:siapkan inti besi lunak,setelah itu kita bungkus/dilapisi prespan(plastik mika),kalau tidak ada maka bisa kita ganti dengan kertas pembungklus semen.

-ke-2:kita mulai dengan menggulung kawat email secara rapi tanpa ada celah,setelah mencapai ujung besi yang satu selanjutnya kita lapisi dengan prespan,kemudian mulai menggulung kawat email pada bagian atasnya (gulungan lapisan ke2),saat sampai keujung inti yang lain,maka kita ulangi melapisi kumparan dengan prespan,proses ini kita ulangi sampai kawat email pada lapisan ke-3,dua ujung kumparan tadi akan menjadi terminal primer pada coil.

-ke-3:kita mulai lagi menggulung kumparan ,seperti pada kumparan primer,jumlah lapisan sekunder kita buat 5-6 lapis,kedua ujung kumparan akan menjadi konektor coil sekunder.

Ukuran diameter kumparan ini akan mempengaruhi arus output,biasanya alat ini pada kumparan primer menggunakan email berdiameter 0,6mm dan email sekunder berdiameter 0,9mm.untuk mengubah daya keluaran kita dapat mengubahnya dengan cara mengubah perbandingan jumlah kumparan primer dan sekunder.
Demikianlah tulisan saya kali ini ,semoga bermanfaat.
Diterbitkan di: 16 Oktober, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.