$0 Seorang peneliti AS menegaskan bahwa media
massa baru
dengan jelas telah mempengaruhi perlunya penataan ulang dunia politik, dan menyerukan kepada dunia agar mengawasi era baru internet dan media digital. $0$0$0$0$0$0
$0Ketika orang kini menjadi lebih terbuka, Philip Sepp, seorang peneliti dan guru besar jurnalistik dan hubungan internasional di University of Southern California, mengatakan: "Media komunikasi baru seperti internet dan telepon seluler telah bekerja untukmenembus batas media massayang telah diterapkan pemerintah di beberapa negara, dan dapat menyebarkan keseluruh dunia berita-berita yangtaksempat sampai ke tangan pejabat pemerintah".$0$0$0Di sela-sela haflah bedah buku barunya "Dampak Cannel Al-Jazirah", Seppmengatakan bahwa media massa telah mulai menguasai berita-berita resmi pemerintah,seraya mengingatkan saat terjadinyaserangan penyakit SARS di Cina, di mana beritanya tersebar melalui SMS keseluruh dunia hingga 200 ribu kali sebelum pemerintah Cina sempatmenyampaikannya secara resmi. Sepp menambahkan, karena pemerintah tidak mampumengontrol berita-berita yang beredar atau menghentikan arus informasi didunia, maka upaya kontrol ketat terhadap halaman-halaman internet, seperti yangdilakukan oleh Iran dan Korea Utara, hanyalah "masalah waktu" sebelumpenyebaran berita mencapai kesempurnaannya dengan satu dan lain jalan.$0$0$0Diterjemahkan dari الإعلام يسيطر على الأخبار الصادرة عن الحكومات على حسب Samo_85$0$0