Halaman Utama Shvoong > Teknologi & Internet > http://www.mitrainformatika.com/indonesia/news.php?bid=400

.

http://www.mitrainformatika. com/indonesia/news.php?bid=4 00

Summary rating: 1 stars 1 Tinjauan
Review by : inong
Kunjungan: 33
kata: 600
Diterbitkan di: Maret 28, 2008
Kembali virus lokal menyeruak di ranah komputer Indonesia. Virus ini menginjeksi file gambar JPG dan menyebabkan komputer yang terinfeksi menjadi berat.

Adalah Sang Perawan alias Dinda Dewi, virus ini merupakan virus lama yang pernah muncul di tahun 2007, tetapi pada awal tahun 2008 muncul beberapa variannya. Celakanya, mayoritas antivirus mancanegara maupun antivirus lokal tak mampu mendeteksi virus ini dengan baik sehingga Sang Perawan pun leluasa wara-wiri sampai hari ini.

Menurut keterangan tertulis Vaksincom Sang Perawan sudah menelurkan 2 varian. Varian pertama virus ini dikenal sebagai W32/Dewi.161081A, varian keduanya dikenali sebagai VBTroj.GZH. Kedua virus ini dibuat dengan menggunakan Visual Basic. Varian pertama virus ini berukuran 301 KB, sedangkan varian keduanya berukuran 96 KB.

Untuk mengelabui user, kedua virus menyamar sebagai file image dengan menggunakan icon gambar (JPG). Tetapi jika file ditampilkan secara detail (View - Detail), file ini justru bertipe "Application". Pada saat virus ini aktif, kedua varian akan membuat beberapa file yang akan dijalankan setiap kali komputer dinyalakan.


Blok Fungsi Windows

Varian pertama Sang Perawan (W32/Dewi.161081.A) tidak akan melakukan blok terhadap fungsi Windows sehingga lebih mudah untuk menghentikan proses virus tersebut. Ia membuat file duplikat pada "Startup" folder.

Varian kedua virus Sang Perawan melakukan blok terhadap beberapa fungsi Windows seperti Task Manager, Regedit, Folder Option, Run dan Find. Selain membuat file duplikat di folder "Startup", VBTroj.GZH juga akan membuat string pada beberapa registri.


Injeksi file gambar JPG

Misi utama Sang Perawan adalah menginjeksi file gambar. File yang menjadi target adalah file gambar berformat JPG (JPEG Image).
Selain menginjeksi file JPG, kedua varian virus ini juga akan membuat file duplikat di setiap folder dan sub folder. Proses injeksi file JPG ini yang akan menyebabkan komputer yang sudah terinfeksi menjadi berat, karena alokasi memori digunakan oleh virus ini.

Ciri-ciri file duplikat yang dibuat virus ini antara lain:

Menggunakan icon JPEG Image (JPG)
Ukuran file 301 KB atau 96 KB (tergantung varian virus)
Type File "Application" Mempunyai nama file yang sama dengan folder / sub folder tempat file duplikat tersebut dibuat.
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • amibroker
  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie

.