Sebagai pendukung tatanan
interior, tata cahaya memainkan peranan penting untuk mencitrakan kesan yang
diinginkan. Nuansa hangat, ceria,
atau bahkan dramatis bisa dihadirkan jika
anda jeli memilih
lampu yang tepat.
Selain
warna pada bola lampu yang
digunakan, warna cahaya yang dihasilkan juga dipengaruhi warna dan jenis bahan
pada
kap lampu yang digunakan. Dewasa ini material kap lampu pun makin beragam.
Bahan dari serat alami misalnya, yang akan mengentalkan kesan natural
di dalam
rumah, sementara material logam memberi kesan lebih modern. Disamping itu,
warna pada kap lampu kini tidak lagi terbatas pada warna-warna netral, seperti
putih, hitam, atau cokelat muda. Bereksperimenlah dengan warna-warna yang lebih
berani, seperti orange, merah, hijau, atau
kuning yang sekaligus bias menjadi
aksen di salah satu sudut ruangan.
Agar menghasilkan bias cahaya
yang tepat, pemilihan warna bola lampu pun harus diperhatikan dengan baik.
Untuk warna netral seperti putih dan cokelat muda, cocok jika menggunakan bola
lampu
berwarna kuning, sehingga memberi kesan hangat. Bola lampu berwarna
kuning ini juga masih cocok jika diletakkan di dalam lampu yang memiliki kap
berwarna orange atau kuning, sehingga terlihat lebih terang. Pada kap lampu
berwarna merah, jika menggunakan bola lampu berwarna putih dapat mengurangi
kesan berani yang ditampilkan warna merah karena terlihat lebih muda. Lain
halnya bila menggunakan bola lampu warna kuning, dapat menghasilkan efek
dramatis di sudut ruang.
Menata penerangan di rumah
seperti ini tentu saja membutuhkan kejelian tersendiri agar tepat dalam
memadupadankan warna lampu dengan interior ruangan secara keseluruhan.
Memerhatikan warna dominant pada interior, atau warna aksen lainnya yang
ditampilkan lewat sofa, sarung bantal, atau karpet misalnya, untuk diselaraskan
dengan warna lampu. Disamping itu, perhatikan pula daya listrik yang dibutuhkan
agar sesuai dengan efek yang ingin dihasilkan.
Ringkasan lain tentang Ciptakan Nuansa Warna Lewat Cahaya Lampu