Belakangan ini Scientology makin akrab
di telinga
kita, meskipun sebagian besar orang mengetahui
ajaran Scientology tersebut
lebih karena sesuatu yang berhubungan
dengan seleb penganutnya. Sebut saja
aktor Hollywood Tom Cruise,
adalah salah satu penganut fanatik Scientology. Bisa dibilang bintang TON
GUN ini menjadi penganut taat Scientology yang ikut andil mengenalkan
Scientology di dunia. Namun apakah Scientology itu sendiri? Scientology adalah
salah satu gerakan yang bergerak bukan saja sebagai salah satu aliran agama
namun juga menyatakan
diri sebagai gerakan pengembangan diri. Sebagai agama
disebut sebagai ''''Church of Scientology''''
dan banyak didirikan di berbagai negara termasuk di Indonesia.
Gereja Sceintology mempraktekkan praktek-praktek
okultis seperti perjalanan astral, pengalaman OBE (out of the body experience),
dan kepercayaan bahwa seseorang dapat menemukan pengalaman hidupnya dimasa
inkarnasi sebelumnya. Scientology
menyebutkan ras spiritual manusia yang tertinggi adalah Thetan, dimana
Operating Thetan (OT) adalah seseorang yang mengalami pencerahan dan menyerupai
Allah (god-like). Scientology juga bisa menolong seseorang mengatasi masalah
masa lalu dan sekarang agar roh "god-like Thetan" dalam dirinya dapat
menyatakan diri.
Gereja Scientology lebih memusatkan diri pada
pengembangan diri sendiri dan penciptaan planet yang digambarkan sebagai bebas
dari semua masalah lingkungan, perang, minuman keras dan kejahatan, asalkan
orang-orang mau menarik manfaat dari ajaran Scientology. Dalam pandangannya
hidup adalah sekedar game, sebuah permainan dimana setiap orang dapat menang.
Aktor papan atas Hollywood
Tom Cruise mengatakan bahwa selama ini ia masih terus berusaha
mengembangkan diri serta belajar mengatasi berbagai kesulitan hidupnya melalui
ajaran gereja Scientology. "Ketika saya berusia tujuh
tahun, saya mengidap
dikslesia (kesulitan membaca huruf). Saya berusaha konsentrasi pada apa
yang saya baca, kemudian saya mencapai akhir halaman dan tak mengingat apapun
yang telah saya baca. Saya menjadi hampa, merasa resah, gugup, bosan,
frustrasi, bodoh," ujar mantan suami Nicole Kidman ini. Aktor yang
terlahir dengan nama Thomas Cruise Mapother IV ini mulai bergabung
dengan Gereja Scientology saat menikah dengan istri pertamanya Mimi Rogers.
Dan mulai menekuni ajaran Study Technology yang dikembangkan sejak tahun
1960-an ini lebih dalam setelah film TOP GUN dirilis tahun 1986.
"Sejak itulah saya menyadari bahwa saya bisa
mempelajari apapun yang ingin saya pelajari," tambah Cruise yang
merasa bersyukur Scientology telah memberinya kedamaian. Untuk menunjukkan
keseriusannya pada Scientology, kekasih Katie Holmes ini menjadi salah
satu anggota dewan pendiri yayasan nirlaba Hollywood Education and Literacy
Project, yang menggunakan teknik ajaran Hubbard dalam suasana sekuler.
Selain masalah job, Cruise menghadapi
masalah yang sama untuk hubungan cintanya. Usai berpisah dari Nicole Kidman,
Cruise memang menjalin cinta dengan Katie Holmes, yang usianya terpaut
sekitar 20 tahun lebih muda. Selain ketahuan hamil diluar nikah, ayah Katie
Martin Holmes juga kecewa dan marah dengan Cruise yang dinilainya bukan
orang yang baik, ditambah lagi Cruise adalah penganut Scientology.
John Travolta satu dari aktor yang
menganut ajaran Scientologi. John mengenal Scientologi tanpa sengaja, saat itu
tahun 1975, dimana John tengah menyelesaikan film pertamanya DURANGO
di Mexico.
Seorang aktris menawarinya sebuah buku Dianetics, dan beberapa wejangan dan
inti ajaran Scientologi. Saat aku kembali ke Amerika apa yang dikatakan lawan
mainnku membekas di benakku dan aku mulai mempelajari Scientologi. Sejak aku
menekuni ajaran Scientologi karir filmku mulai menanjak, diawali saat aku
membintangi karakter utama di serial TV WELCOME BACK KOTTER, dan sejak
itu aku kebanjiran tawaran main film. Scientologi membantuku meraih sukses
selama 17 tahun karir filmku.
Aja
Ringkasan lain tentang Scientology dan Selebritis Penganutnya