Seorang
pencuri memasuki rumah Rabi’ah al-Adawiyah ketika
ia sedang
tidur.
Pencuri itu lalu mengumpulkan harta benda milik Rabi’ah. Setelah itu ia
hendak keluar. Namun aneh, pintu keluar yang ada
di depannya tiba-tiba
sirna. Ia lantas duduk menunggu terlihatnya pintu keluar itu. Tiba-tiba
ia mendengar suara, “Letakkan
pakaian-pakaian itu
dan keluarlah lewat
pintu!”Pencuri
itu lantas meletakkan semua pakaian curiannya, dan ia pun dapat melihat
pintu keluar di depannya. Tetapi ketika ia mengambil pakaian-pakaian
curiannya kembali, pintu itu lagi-lagi menghilang. Hal itu terus
berulang-ulang sampai lebih tiga kali. Kembali ada suara tanpa wujud
terdengar di telinga si pencuri, “Walaupun Rabiah tidur, tetapi
kekasihnya tidak
pernah tidur dan tidak akan merasakan tidur.”
Si pencuri lalu meletakkan barang curiannya dan keluar lewat pintu.
Ringkasan lain tentang kekasih yang tak pernah tidur