• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Teori & Kritik>Analisis Jabatan Dalam Praktek

.

Analisis Jabatan Dalam Praktek

oleh : gimut    

Pengarang : Drs. Dame Munthe
Pada suatu sekolah SMA, ada 25 pekerja/pegawai dengan susunan sebagai berikut:
1 Direktur
1Wakil Direktur
1 Juru Tik
1 Juru Bersih
5 Guru Bahasa Indonesia
!5 Guru Mata Pelajaran Lainnya, masing-masing satu orang tiap mata pelajaran.
Guru Bahasa Indonesia di SMA tersebut ada 5 orang dengan pekerjaan yang sama, yaitu mengajar Bahasa Indonesia . Karena pekerjaannya sama maka  jenis pekerjaan-nya satu. Disinilah letak perbedaan "kedudukan"dengan "pekerjaan"
Jumlah "kedudukan" di SMA tersebut 25, sedang jumlah jenis "pekerjaan" cuma 21 yang disebut juga bahwa jumlah "jabatan" di SMA itu sebanyak 21.
Sekarang "jabatan" itu apa?
Dari contoh di atas telah disebutkan bahwa "jabatan" adalah pekerjaan yang dilakukan.
Supaya tuntas nalar untuk melakukan analisis jabatan,  maka dikemukakan pengertian berikut:
a. Unsur:  Komponen paling kecil dari pekerjaan.
Seperti memutar, menggosok, membawa, menekan dan sebagainya.
b. Tugas: Sekumpulan dari beberapa unsur pekerjaan.
Tugas merupakan kegiatan fisik atau mental yang membentuk langkah-langkah wajar yang diperlukan  dalam melaksanakan pekerjaan.
c. Kedudukan: Sekumpulan tugas yang dilakukan oleh seorang pegawai.
Yakni seluruh kewajiban dan tanggung jawab yang dibebankan kepada seorang pegawai.
Dengan demikian jumlah kedudukan dalam suatu organisasi adalah sama dengan jumlah pegawai.
d. Pekerjaan: Sekumpulan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepada seorang pekerja.
Kini analisis jabatan itu, apa dan bagaimana?
Analisis Jabatan, adalah proses pengumpulan fakta pekerjaan, data pekerjaan, dan keterangan pekerjaan, kemudian mengolahnya dan menyajikan dalam bentuk " gambaran jabatan" yang tersusun secara sistimatis , akurat dan jelas.
Contoh hasil analisis jabatan yang disebut "Gambaran Jabatan"
Nama Jabatan : Kondektur Bus Kota.
Perincian Tugas:
1. Memanggil calon penumpang untuk naik dengan menyebutkan nama stasion tujuan dan nama halte-helte yang dilalui.
2. Mengatur tempat duduk/berdiri para penumpang untuk dapat mengangkut penumpang lebih banyak.
3. Menagih ongkos dari penumpang.
4. Menurunkan penumpang dengan selamat pada halte tujuan dengan menyebutkan "kiri depan" agar bus berhenti.
5. Memberi aba-aba bahwa sebelah kiri kenderaan aman agar supir dapat mengemudi dengan  baik.
6. Menaikkan dan menurunkan barang bawaan para penumpang.
7. Membersihkan kenderaan bus kota dengan melap tempat duduk, kaca, serta menyapu lantai kenderaan.
8. Mengisi air radiator.
9. Mengganti ban yang kempes dengan ban cadangan.
10. Menutup muntahan dengan pasir atau tanah.
Gimut Jakarta 15102009
Diterbitkan di: Oktober 15, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.