Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Ilmu Agama>Tujuan dan Hikmah Shalat bagi Kejiwaan

Tujuan dan Hikmah Shalat bagi Kejiwaan

oleh: fikrie    
ª
 
Tujuan syara’ penetapan shalat sebagai salah satu kewajiban bagi muslim adalah agar supaya mereka selalu mengingat Allah SWT. Hubungan langsung antara manusia dengan Allah Penciptannya adalah pada waktu manusia itu mengingat Allah yang biasa disebut dengan dzikir. Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk memperbanyak dzikir diberbagai kodisi.

Begitu banyak hikmah yang bisa diperoleh dari pelaksanaan ibadah sholat. Salah satunya jika dilihat dari segi kejiwaan maka akan diperoleh beberapa manfaat seperti:

a. Menjauhkan diri dari perbuatan keji dan mukar

Allah berfirman dalam Q.S Al-Ankabut ayat 45:

dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Shalat merupakan media paling tepat untuk selalu mengingat Allah SWT, karena dengan selalu mengingatnya, manusia akan sadar sepenuhnya bahwa segala sesuatu yang dia lakukan selau berada di bawah pengawasan Tuhannya.

b. Menaikkan kualitas diri

Pada satu kesempatan, Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa: “Mi’raj kaum Muslim adalah sholat”.

Hal ini menunjukkan bah.wa ada satu masa dimana manusia akan kembali kepada Tuhannya melalui sholat. Pada saat itu, kondisi rohani manusia akan mengalami peningkatan karena selalu mengingat kepada Allah SWT

c. Memperoleh ketenangan jiwa

(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (Q.S. Ar-Ra’d: 38)

Dale Carnegie dalam Da’ al-Qalaq Wabda’ al-Hayah mengatakan, “Salat memang merupakan sarana terpenting yang kuketahui hingga kini, yang menimbulkan kedamaian dalam jiwa dan membangkitkan ketenangan dalam syaraf.”

Mengingat Allah merupakan pintu masuk untuk membuat hati yang tenteram dan damai, sekaligus menjadi pembuka kebahagian sejati

Hati menjadi pusat pengendali bagi seluruh tubuh manusia. ketenangan jiwa manusia juga tergantung dengan kondisi hatinya. Dalam hadis Rasulullah Saw: "Ketahuilah,sesungguhnya dalam jasad terdapat segumpal daging, apabila dia baik maka jasad tersebut akan menjadi baik, dan sebaliknya apabila dia buruk maka jasad tersebut akan menjadi buruk, Ketahuilah segumpal daging tersebut adalah "Qolbu" yaitu hati". ( Hadis Riwayat Bukhori ).

Begitu juga dalam pelaksanaan sholat. Ketentraman hati merupakan salah satu komponen yang menentukan kekhusyu’an seorang.

d. Proses pengenalan diri

Shalat merupakan media utama untuk dapat mengenal diri seseorang sekaligus mengenal Tuhannya , karena Dalam proses sholat terdapat interaksi dan dialog antara Tuhan dengan hamba-Nya. Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa yang mengenal dirinya maka dia akan mengenal Tuhannya.

e. Sarana mencapai maqom mahmuda

Maqom mahmuda atau tempat terpuji adalah sebuah posisi terbaik di mata Allah. Salah cara untuk mendapatkannya adalah melalui ibadah shalat khususnya sholat tahajjud.

Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang Terpuji.

Diterbitkan di: 26 Maret, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.