Kunci Sukses
Bacaan Alkitab hari ini: 1 Tawarikh 28
Raja Daud telah melakukan segala sesuatu yang bisa dia
kerjakan agar Salomo—anak yang menjadi ahli waris takhta kerajaan
Israel—berhasil menjalankan tugasnya. Kemudian, Raja Daud berpesan bahwa
kunci sukses adalah menaati dengan cermat segala perintah Tuhan
(28:7-9).
Bagi Raja Daud, kokohnya Kerajaan Israel di bawah pemerintahan Raja
Salomo tidak bergantung kepada ketrampilan berkomunikasi dan memimpin
atau ketrampilan berperang, melainkan terutama bergantung kepada relasi
dengan Allah. Relasi ini bukan hanya menyangkut partisipasi dalam
ibadah, tetapi masalah hati (kesungguhan) dalam beribadah (28:9).Bila
relasi dengan Allah beres, kerajaan Israel akan kokoh (karena Allah
menyertai). Bila relasi dengan Allah buruk, pemerintahan Raja Salomo
akan runtuh. Yang menarik, pesan Raja Daud ini bukan hanya ditujukan
pada Raja Salomo. tetapi juga kepada para pejabat sipil maupun militer
(28:1).
Setelah selesai menyampaikan pesan tentang perlunya hidup dalam
ketaatan yang dilandasi oleh relasi dengan Allah, barulah Raja Daud
menguraikan semua rencana dan persiapan yang telah dilakukannya untuk
membangun rumah Allah. Raja Daud telah membuat perencanaan dan persiapan
yang sangat baik dengan maksud agar anaknya tidak gagal dalam membangun
rumah Allah. Selanjutnya, Raja Daud memberi dorongan kepada anaknya
untuk melaksanakan rencana pembangunan rumah Allah ini dengan mengingat
penyertaan Allah.
Pesan yang diberikan oleh Raja Daud dalam bacaan hari ini berlaku
pula bagi orang-orang Yahudi yang baru kembali dari pembuangan, bahkan
juga berlaku bagi kita pada saat ini; yaitu bahwa kesuksesan/kegagalan
kita amat bergantung kepada relasi kita dengan Allah!
1 Tawarikh 28:20b
“Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.”