Kata ustadz,sudah ada orang Indonesia yang pergi ikut brjihad
kenegeri itu, lalu apakh Aku mungkin bisa ikut juga kesana? Bagaimana
caranya? Aku tidak punya uang, Aku juga belum hafal Alqur'an,tapi Aku
sangat ingin kesana..
Ya..Allah...jika engkau pincangkan kedua kakiku..Aku ikhlas
ya Allah..asal Aku bisa ikut brsama teman2ku berjihad diPalestina..
Ya..Allah..Aku sudah ridho dengan kehidupanku yang seperti
ini,dengan 1kaki,putus sekolah,makan susah,keluarga brantakan,hidup
dirumah kardus,dll
Ya..Allah...jika engkau ambil semua yang ada padakupn Aku
ikhlas ya Allah..Asalkn Aku bisa ikut kenegeri yang penuh Ridho-Mu itu..
Bahkan Aku rela ya Allah nyawaku jadi taruhan, stelah Aku
berada disana..
Apapn yang Engkau inginkn dariku ya Allah...Aku
ikhlas...Asalkan Aku bisa syahid disana dan mmperolh ridho-Mu..
Tekadku begitu menggebu2 untuk bisa pergi kesana. Akhirnya
kuberanikan diri untuk bicara tentang kejujuran ini kepada ustadz..
Aku senang,Pak ustadz tidak memarahiku,hanya saja Pak
ustadz begitu kaget dengan keinginanku yang berlebihan.
Demi menghibur hatiku, Pak ustadz tidak mematahkan
keinginanku,hanya saja beliau suruh Aku untuk belajar Qur'an dengan
benar dan menjalankan ibadah dengan sungguh2.
Hari demi hari Pak ustadz tidak berputus asa mengajariku, Ia
sdh menganggapku sbg anak angkatnya. Aku mulai lagi menghafal Alqur'an
dari nol,karena selama ini ternyata hafalanku hanya semata karena sering
mendengar ustadz dari balik jendela..
. , , , , ,