Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Seni & Humaniora>Ilmu Agama>Akhlak Kehidupan Bermasyarakat dan Bernegara

Akhlak Kehidupan Bermasyarakat dan Bernegara

oleh: bondot    
ª
 
Hubungan kehidupan bermayarakat adalah hubungan yang luas. Hubungan baik dengan masyarakat sangat diperlukan, karena tidak ada seorang pun yang dapat hidup tanpa bantuan orang lain yaitu masyarakat. Lagi pula hidup bermasyarakat merupakan fitrah manusia. Manusia diciptakan dari laki-laki dan perempuan, berbagai macam suku bangsa agar mereka saling mengenal. Dengan kata lain manusia secara fitrah adalah makhluk sosial dan hidup bermasyarakat merupakan suatu keniscayaan bagi mereka. Pada dasarnya, tidak ada bedanya antara tata cara pergaulan bermasyarakat sesama muslim maupun non-muslim.

Jika seseorang yang melaksanakan shalat mampu menghayati shalatnya dengan baik, tentu ia berkeinginan agar praktek ibadahnya dapat dilakukan dengan baik dan tenang. Untuk dapat melakukan ibadah dengan tenang, tentunga diperlukan suasana lingkungan hidup rukun, baik rukun antar umat yang berbeda agama, maupun rukun antar umat yang seagama.

Sikap seseorang terhadap orang yang berlainan keyakinan agamanya, sering disebut dengan istilah kerukunan hidup antar umat beragama. Kerukunan hidup antar umat beragama di Indonesia amat ditekankan, mengingat tanpa terbinanya suasana rukun antara sesama umat beragama, akan mempengaruhi laju pembangunan bangsa dan negara yang sedang berjalan.

Istilah kerukunan hidup antar umat beragama, berasal dari istilah Bahasa Inggris religious tolerance yang oleh W.B. Sijabat diartikan dengan kesepakatan untuk hidup bersama tanpa ada kemauan untuk saling merendahkan atau mempengaruhi dengan memberikan suatu apapun. Sementara itu A. Mukti Ali mengistilahkan dengan suatu suasana dalam kerangka agree in disagreement (setuju dalam ketidaksamaan).

Diterbitkan di: 08 Agustus, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.