Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Sedekah dan PELIT

oleh: ijay     Pengarang : Zaki
ª
 
Segera buang jauuh-jauh sifat pelit yang bercokol dalam diri kita. Lunakkanlah hati dengan mengingat kehidupan akherat yang kekal abadi, serta menyadari ibahwa kehidupan dunia hanyalah sementara. Sifat pelit yang ada pada diri kita, yang mampu mengubah hanya diri kita sendiri. Untu itu, tumbuhkanlah niat untuk berubah !

Tidak perlu ada perasaan iri dengan orang-orang yang tidak pernah bersedekah, namun hidup berkecukupan. Sedangkan rang yang rajin sedekah, kehidupannya begitu-begitu saja, hiburlah dirimu dengan hadits Nabi SAW, "Mereka diberi kesenangan kontan (hanya) di dunia, sedangkan kami kesenangannya kelak di akherat."

Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari, seperti sahabat Rasullah SAW, yang sangat kecewa ketika diperlihatkan Allah SWT pahala kebaikannya saat menjelang sakaratul maut. Sahabat ini menyesal, karena apa yang dilakukannya mendapat pahala sedikit.

Di saat sakaratul mautnya sempat bicara terputusputus "Andaikata lebih panjang, andaikata yang masih baru, andaikata semuanya." Oleh Nabi SAW diartikan, andaikan lebih panjang maksudnya andai jalan ke masjid itu lebih panjang lagi, pasti pahalanya lebih besar. Andaikata yang masih baru, maksudnya sahabat tersebut menyesali telah memberi mantel yang lama kepada seorang lelaki, sedangkan yang baru ia pakai sendiri. Padahal seandainya diberikan yang baru, maka pahalanya lebih besar lagi. Andaikata semuanya, maksudnya sahabat tersebut pernah membagi sepotong rotinya dengan seorang musyafir, Ketika sakaratul maut, ia melihat pahalanya dari amalan tersebut. Sahabat tersebut menyesali, andai diberikan semuanya, pasti ganjarannya berlipat ganda.

Sedekah yang kita lakukan sesungguhnya bukan dalam rangka menolong orang lain, akan tetapi pada dasarnya menolong diri sendiri untuk mendapat keselamatan di hari yang tidak ada lagi ampunan. Adanya pemahaman ini, akan menghilangkan sifat riya' dana ujub dalam diri, bahwa telah merasa banyak membantu orang. Justru akan muncul perasaan sebaliknya, yaitu terus memperbanyak sedekah, sebab sejatinya semakin banyak sedekah yang dikeluarkan, semakin besar kemungkinan mendapat keselamatan di akherat nanti.

Mulailah mengamalkan sedekah setiap hari sekarang juga! Sekaligus perbanyaklah doa seperti yang diajarkan Nabi SAW agar kita terhindar dari sifat pelit. "Allahumma inni a'udzjibika minaljubni wal bukhli- Ya Allah aku berlindung kepada Mu dari sifat pengecut dan pelit."
Diterbitkan di: 03 Agustus, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.